0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Butuh Berbulan-Bulan Buru Tersangka Pencabulan, Ini Alasan Polisi

Polisi menunjukkan barang bukti kasus pencabulan (dok.timlo.net/raymond)

Karanganyar — Keberadaan tersangka pencabulan, EK (28) dan E (30) yang selalu berpindah-pindah menyulitkan polisi meringkusnya. Sejak kasus pencabulan terhadap siswi SMP (DP) dilaporkan Juni lalu, baru seorang diantaranya yang tertangkap. Aparat Resmob dan unit PPA melakukan penjemputan paksa tersangka E di Surabaya pada 16 Oktober.

“Sebelumnya, kami sudah lama mengintai rumahnya. Namun tersangka jarang terlihat. Mereka sengaja tidak pulang ke rumah karena mengetahui perkaranya dilaporkan polisi. Latar belakang keduanya sebagai anak jalanan,” kata Kasatreskrim Polres Karanganyar AKP Gede Yoga Sanjaya kepada wartawan, Jumat (20/10).

DP ditengarai akrab dengan perbuatan menyimpang di usianya yang masih sangat muda. Oleh karena itu, ia mudah diajak minum alkohol dan berbuat mesum. Meski demikian, UU tetap melindungi DP lantaran usianya masih anak-anak. 

“Bisa dikatakan, DP sudah terpengaruh pergaulan bebas. Kita butuh pendekatan khusus untuk meminta korban menceritakan sebenarnya. Berapa kali dan oleh siapa korban dicabuli,” katanya. 

Barang bukti kasus ini berupa satu setel pakaian luar dan dalam korban serta satu unit sepeda motor Honda GL Pro 160. Atas perbuatannya, tersangka dijerat pasal 81 ayat (2) UURI no 35 tahun 2014 tentang perubahan UURI no 23 tahun 2002 tentang Perlindungan Anak dengan ancaman hukuman pidana paling singkat lima tahun penjara dan paling lama 15 tahun penjara serta denda Rp 5 miliar.

Editor : Marhaendra Wijanarko

Komentar Anda

Berita Terkait

loading...
KEMBALI KE ATAS badge