0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Taksi, Angkot dan Ojek Soloraya Ancam Mogok Massal

Barisan Anti Angkutan Ilegal (Bantai) Soloraaya berencana mogok beroperasi (dok.timlo.net/heru murdhani)

Solo — Ratusan orang dari gabungan pengusaha dan pengemudi angkutan umum yang tergabung dalam Barisan Anti Angkutan Ilegal (Bantai) Soloraaya berencana mogok beroperasi, Senin (30/10). Aksi itu dilakukan guna menolak operasional taksi berbasis aplikasi daring di Kota Solo.

“Kita sudah menggelar rapat beberapa kali, antara pengemudi taksi lokal, ojek, ankutan kota (Angkot), dan kita menyepakati bahwa kita akan demo besar-besaran pada 30 Oktober mendatang,” kata Ketua Bantai Soloraya, Pramono, Jumat (20/10).

Aksi ini digelar lantaran pemerintah pusat baru mempublikasikan rancangan revisi Peraturan Menteri Perhubungan (Permenhub) Nomor 26/2017 tentang Penyelenggaraan Angkutan Orang dengan Kendaraan Bermotor Umum Tidak dalam Trayek. Dalam revisi itu disebutkan soal kuota taksi aplikasi ditentukan Dirjen atau Gubernur.

“Saat ini jumlah taksi plat kuning di Kota Solo sudah cukup. Jadi tidak diperlukan lagi taksi plat hitam. Karenanya kita meminta pemerintah untuk tidak memberikan kuota taksi plat hitam di kota Solo,” katanya.

Demonstrasi yang bakal diikuti 500-an pengemudi taksi lokal, 200 tukang ojek pangkalan, dan 25 pengayuh becak tersebut, rencananya dimulai dari Stadion Manahan menuju Balai Kota Surakarta. Anggota Bantai Solo Raya juga meminta pengemudi angkutan umum lain tidak melayani penumpang, selama berlangsungnya unjuk rasa dan mogok massal tersebut.

Perwakilan Asosiasi Becak Solo Dalmuji dan perwakilan Asosiasi Angkutan Solo Triyono, juga menuntut pemerintah tidak memberikan kuota bagi taksi plat hitam tersebut. Keberadaan mereka dianggap telah membunuh usaha transportasi legal.

Sementara Kabid Angkutan Dinas Perhubungan (Dishub) Taufiq Muhammad mengatakan pihaknya siap menampung aspirasi dari pengemudi taksi. Namun pihaknya meminta, pelaksanaan demonstrasi jangan sampai merugikan masyarakat.

“Kita siap menyampaikan aspirasi ini ke Dishub Provinsi,” tegasnya.

Editor : Marhaendra Wijanarko

Komentar Anda

Berita Terkait

loading...
KEMBALI KE ATAS badge