0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Tangkal Berita Hoax, Peran Humas Harus Dimaksimalkan

Pimpinan Redaksi Jateng Pos,  Wibowo Prasetyo (paling kiri) saat memaparkan materi (timlo.net/setyo pujis)

Magelang — Maraknya informasi hoax yang berkembang di media sosial (medsos) belakangan ini dianggap cukup meresahkan masyarakat.  Untuk menyikapi kondisi tersebut,  sejumlah praktisi media menyarankan agar para badan usaha publik dapat lebih peka dan mampu memaksimalkan peran kehumasannya.

“Tidak bisa dipungkiri bahwa keberadaan medsos memiliki andil  besar terhadap laju perkembangan informasi di era digital. Karena semua orang bisa berbicara dan mengupload secara bebas di medsos, ” ujar Pimpinan Redaksi Jateng Pos,  Wibowo Prasetyo dalam acara media gathering yang digelar oleh BPJS Kesehatan Kedeputian wilayah Jateng dan DIY,  Jumat (20/10).

Oleh karena itu,  ia menyampaikan agar tidak dirugikan oleh beredarnya berita hoax yang sering muncul di media sosial tersebut para pelaku badan usaha publik, seperti BPJS Kesehatan harus dapat membekali para humasnya dengan pemahaman yang memadai.

“Minimal mampu menguasai materi dan tidak gagap teknologi.  Karena kalau tidak cepat mengambil respon yang benar atau segera klarifikasi, masyarakat akan beranggapan bahwa berita hoax yang salah itu justru dianggap menjadi kebenaran, ” jelasnya

Selain kemampuan kehumasan harus ditingkatkan, Wibowo juga menekankan bahwa para humas disetiap lembaga publik harus mampu menjalin kemitraan yang baik dengan wartawan. Hal itu karena karya jurnalistik yang dihasilkan wartawan, lebih bisa dipertanggung jawabkan daripada berita yang tersebar di media sosial.

“Tidak ada ruginya berhubungan baik dengan wartawan,  justru dari adanya kedekatan itu yang ada justru akan banyak diuntungkan.  Karena setiap program kegiatan yang dijalankan bisa terpublikasi kepada masyarakat, ” tandasnya.

Editor : Wahyu Wibowo

Komentar Anda

Berita Terkait

loading...
KEMBALI KE ATAS badge