0271-626499 redaksi.timlo@gmail.com
Timlo.net

Proyek JJT Wonogiri Ditarget Rampung Akhir Tahun

Pengerjaan proyek JJT di Kecamatan Tirtomoyo, Wonogiri (dok.timlo.net/tarmuji)
Wonogiri — Sebanyak 70 proyek fisik Wonogiri tahun 2017 ini yang meliputi proyek jalan, pembangunan jembatan, dan talut (JJT) kejar target. Paalnya akhir tahun tinggal beberapa bulan lagi. Anggaran yang disediakan Pemkab untuk puluhan proyek tersebut nilainya mencapai ratusan miliar rupiah.
“Dari jumlah proyek fisik itu, sebagian sudah ada yang selesai dikerjakan. Sebagian lagi ada yang sudah serah terima, misalnya pembangunan jembatan. Namun sebagian besar masih dalam proses pengerjaan.Untuk proses lelang sudah selesai semua. Tidak ada yang gagal lelang. Hanya ada yang lelang ulang, maksudnya pada periode sebelumnya tidak ada peminat, kemudian dilelang lagi dengan beberapa perubahan, akhirnya ada peminat,” ungkap Kepala Bidang Bina Marga Dinas Pekerjaan Umum Wonogiri, Prihadi Ariyanto,Jumat (20/10).
Prihadi menyebut, pihaknya menargetkan semua proyek fisik itu kelar di akhir tahun. Penekanan itu telah disampaikan kepada pihak rekanan pemenang lelang proyek. Misalnya ada rekanan yang sampai tidak bisa menyelesaikan lantaran faktor mereka sendiri, bakal diberi sanksi tegas.
Puluhan proyek fisik itu termasuk peningkatan jalan desa menjadi jalan kabupaten. Sedikitnya ada 15 ruas jalan yang dikerjakan. Namun pengerjaan tidak dilakukan sama rata, melainkan melihat kondisi jalan yang bersangkutan. Jika memang mendesak diperkeras, maka dipastikan dikeraskan.
Bupati Wonogiri Joko Sutopo mengatakan, semenjak diterapkan regulasi baru, banyak jalan desa yang saat ini beralih status menjadi jalan kabupaten. Pihaknya dituntut pandai-pandai menyikapi banyaknya ruas jalan desa yang diusulkan menjadi jalan kabupaten itu.
Dia mengambil contoh, ada tiga kepala desa yang mengusulkan jalan desa mereka untuk dikelola pihak kabupaten. Karena kebetulan lokasinya berdekatan, ketiga jalur dijadikan satu ruas jalan kabupaten.Hal tersebut juga memudahkan proses pelelangan kepada rekanan yang sesuai klasifikasinya. Dengan ruas jalan yang lebih simpel, akan menggampangkan pula bagi Pemkab melakukan pengawasan. Selain itu, model proyek ada dua pilihan, yaitu cor atau hotmix.
Editor : Marhaendra Wijanarko

Komentar Anda

Berita Terkait

loading...
KEMBALI KE ATAS badge