0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

12 Tahun Kena Kanker, Wajah Mbah Jiyem Rusak Parah

Mbah JIyem,penderita kanker kulit ganas menutupi wajahnya yang rusak parah dengan masker (dok.timlo.net/nanin)

Boyolali — Sungguh kasihan. Di usai senjanya, Mbah Jiyem, nenek berusia 70 tahun, warga Desa Sarimulyo, Kemusu, Boyolali, harus menanggung rasa sakit yang tak terkira. Penyakit kanker kulit stadium akhir telah merengut wajah dan hidungnya. Bahkan kedua matanya tak bisa berfungsi normal karena tertutup lapisan kulit akibat serangan kanker ganas.

“Sudah 12 tahun menderita kanker, pernah operasi, disuruh pengobatan lanjutan dengan kemoterapi, tapi belum dilakukan,” kata kerabat Mbah Jiyem, Pujiati, Kamis (19/10).

Mbah jiyem sehari-hari harus menggunakan masker untuk menutupi wajahnya yang telah rusak. Bahkan, hidungnya pun telah hilang digerogoti kanker. Mirisnya lagi, nenek yang sudah tidak memiliki suami dan anak ini, tinggal dengan menumpang di pekarangan milik Pujiati.

Di rumah dengan dinding papan berukuran 4 x 5 meter, Mbah Jiyem melewati hari-harinya dengan berbaring di tempat tidur.

“Rasanya nyeri sekali,” ujar Mbah Jiyem dengan suara pelan.

Di sisi lain, petugas Tenaga Kesehatan Sosial Kecamatan (TKSK) Kemusu, Agus Sugiyarto, mengungkapkan, Mbah Jiyem sebetulnya sudah memiliki BPJS. Hanya saja, karena kerabat kesulitan membawa ke rumah sakit, pengobatan lanjutan tak pernah dilakukan.

“Harusnya memang kemoterapi sesuai saran dokter,” ujarnya.

Camat Kemusu, Supana mengaku sudah melakukan koordinasi dengan jajaran terkait guna mencari solusi terbaik terkait perawatan Mbah Jiyem.

“Mudah- mudahan segera ada solusi untuk mengurangi penderitaanya,” tandasnya.

Editor : Marhaendra Wijanarko

Komentar Anda

Berita Terkait

loading...
KEMBALI KE ATAS badge