0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Terdakwa Kasus Pengeroyokan Dituntut 12 Tahun, Divonis 18 Bulan

Gelar rekonstruksi kasus penganiayaan hingga mengakibatkan korban tewas di kantor Kelurhaan Joyotakan (dok.timlo.net/achmad khalik)

Solo — Vonis terhadap AE (16), salah seorang terdakwa kasus penganiayaan hingga mengakibatkan kematian korban, Sardi alias Beje (35) dijatuhi vonis jauh di bawah tuntutan Jaksa Penuntut Umum (JPU). Jaksa menuntut terdakwa di bawah umur tersebut dengan hukuman 12 tahun penjara. Akan tetapi, putusan hakim Pengadilan Negeri (PN) Solo menjatuhkan hukuman selama 18 bulan.

“Putusan vonis telah ditetapkan akhir September kemarin,” terang Kasi Humas Polsek Serengan, Aiptu Suharyanto, Kamis (19/10) siang.

Pelimpahan sidang kasus warga asal Joyotakan, Serengan ini tergolong cepat dibandingkan rekannya yang lain, diantaranya Riswanto (32), Ishak Yulianto (27), Sunoto (36) dan Rudy Romadhon (18). Untuk empat tersangka lainnya, akan segera dilimpahkan ke Kejaksaan Negeri (Kejari) Solo setelah beberapa waktu lalu pihak Polsek Serengan melengkapi berkas keempat tersangka tersebut.

“Karena yang bersangkutan (AE) ini masih dibawah umur, maka kami selesaikan terlebih dahulu. Untuk empat tersangka lainnya kami titipkan di Mapolresta Solo,” terang Suharyanto mewakili Kapolsek Serengan, Kompol Giyono.

Seperti diketahui, lima orang tersebut menganiaya Sardi (35) hingga tewas pada Kamis (7/9) lalu. Parahnya, korban mengalami luka parah di Kantor Kelurahan Joyotakan. Saat dibawa ke rumah sakit, korban menghembuskan nafas terakhir.

Editor : Marhaendra Wijanarko

Komentar Anda

Berita Terkait

loading...
KEMBALI KE ATAS badge