0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Peneliti Ciptakan Kulit Untuk Robot Supaya Bisa Merasakan

Robot. (dok: timlo.net/ ubergizmo. )

Timlo.net—Salah satu keunggulan yang dimiliki robot adalah mereka tidak bisa merasakan apa yang mereka sentuh. Jadi mereka bisa menyentuh obyek yang terlalu panas atau dingin untuk disentuh tangan manusia tanpa merasa sakit.

Para teknisi dari the University of Washington dan UCLA, Amerika Serikat (AS) mengembangkan kulit fleksibel untuk robot. Pada dasarnya kulit itu memiliki sensor fleksibel yang bisa dipasang pada tubuh robot atau bagian prostetik. Kulit itu bisa menolong menyampaikan informasi terkait obyek yang disentuh. Misalnya ujung benda yang tajam, getaran dan lain-lain, tulis Ubergizmo.

Sensor itu dikatakan bisa meniru cara jari manusia mengalami tekanan. Serupa dengan bagaimana tangan manusia merasakan saat memegang atau menyentuh sebuah obyek. Bila robot bisa merasakan nuansa ini, para teknisi percaya robot bisa mengerjakan tugas yang memerlukan sentuhan lembut. Misalnya menjinakkan bom.

“Jika robot menjinakkan sebuah alat peledak yang diimprovisasi, mesin itu perlu tahu jika tangannya perlu menelusuri kabel atau mencabutnya. Saat memegang instrumen medis, dia akan tahu jika obyek itu lepas. Semuanya ini memerlukan kemampuan untuk merasakan, yang tidak bisa dilakukan dengan baik oleh sensor kulit,” ujar Jonathan Posner, seorang profesor teknisi mesin dan teknisi kimia di the University of Washington.

Editor : Ranu Ario

Komentar Anda

Berita Terkait

loading...
KEMBALI KE ATAS badge