0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Gali Potensi, Mahasiswa STIT Madina Terjun ke Tanon

KKN Mahasiswa STIT Madina di Kecamatan Tanon (timlo.net/agung widodo)

Sragen – Bagi mahasiswa, Kuliah Kerja Nyata (KKN) merupakan sarana untuk bersosialisasi dengan masyarakat. Dengan KKN ini mahasiswa bakal diuji kemampuannya untuk menerapkan ilmu yang telah dipelajari langsung ke masyarakat.

”Memang lewat KKN ini kami berharap mahasiswa bisa langsung mengaplikasikan ilmu di lapangan. Sekaligus mereka bisa berbuat yang bermanfaat bagi masyarakat,” kata Ketua Sekolah Tinggi Ilmu Tarbiyah (STIT) Madina Sragen, Muhammad Fadlan.

Dalam acara Pelepasan KKN 18 Mahasiswa STIT Madina di Kecamatan Tanon, Senin (16/10), Fadlan menyampaikan, Program KKN ini merupakan salah satu mata kuliah yang wajib dilalui mahasiswa sebelum menyelesaikan tugas akhir. Selama kuliah, mereka tidak saja dibekali ilmu pengetahuan umum , tapi juga ilmu agama.

Dijelaskan Fadlan, sebanyak 18 mahasiswa diterjunkan di dua desa, yaitu Desa Kecik dan Tanon selama satu bulan. Dipilihnya dua desa tersebut lantaran dinilai sebagai barometer penerapan pendidikan Islami yang sejalan dengan visi misi STIT Madina.

”Kita sengaja memilih Tanon, karena ingin lebih membuka kembali komunikasi dengan masyarkat di Tanon, termasuk dengan Ponpes yang ada di sini,” terangnya.

Kepala Desa Tanon, Ali Mahmudi, menerima dengan tangan terbuka kehadiran mahasiswa SIT Madina tersebut. Dia berharap masyarakat bisa menimba banyak ilmu dari para mahasiswa. Sedangkan bagi mahasiswa sendiri, dengan ilmu yang dimiliki dapat memberdayakan masyarakat desa. Sehingga potensi desa yang terpendam bisa dimunculkan dan dimanfaatkan.

”Komunikasi tentu sangat perlu dilakukan bersama dengan pihak desa,” tegasnya.

Editor : Wahyu Wibowo

Komentar Anda

Berita Terkait

loading...
KEMBALI KE ATAS badge