0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Sebabkan Korban Tewas, Dua Perampok Divonis Mati

Salah satu pelaku perampokan Pulomas (merdeka.com)

Timlo.net – Dua dari tiga perampok sebuah perumahan mewah di Pulomas, Jakarta Timur, divonis hukuman mati. Mereka adalah Ridwan Sitorus alias Ius Pane dan Erwin Situmorang. Sedangkan, Alvin Sinaga dijatuhi hukuman seumur hidup.

“Setelah menimbang sesuai fakta hukum yang ada serta beberapa pemeriksaan saksi, maupun saksi ahli, menyatakan bahwa terdakwa Ridwan Sitorus alias Yus Pane, dan terdakwa dua Erwin Situmorang telah terbukti secara sah melakukan pembunuhan berencana dengan itu menjatuhkan pidana masing-masing hukuman mati, sedangkan Alfin Bernius Sinaga dijatuhi hukuman seumur hidup,” ujar Majelis Hakim Pengadilan Negeri Jakarta Timur, Gede Ariawan saat membacakan putusan Sidang, Selasa (17/10).

Pun hakim menilai tidak ada hal yang meringankan para terdakwa lantaran berulang kali melakukan tindak pidana. Vonis tersebut pun sesuai tuntutan jaksa yang mengganjar terdakwa pasal 340 KUHP terkait pembunuhan berencana dengan mati. Sedangkan Alfin Berniu Sinaga dituntut pasal 338 KUHP dengan hukuman seumur hidup.

Sementara itu ketiga terdakwa hanya dapat tertunduk ketika menjalani proses putusan persidangan.

Sebelumnya, kasus perampokan disertai pembunuhan di kediaman mewah, Dodi Triono, di Jalan Pulomas Utara No. 7A, Kayu Putih, Pulogadung, Jakarta Timur, beberapa waktu lalu ini sempat bikin geger. Bagaimana tidak, para pelaku tanpa ampun menyekap sebelas penghuni rumah dalam satu kamar mandi berukuran 1,5 meter x 1,5 meter.

Alhasil, enam orang dianataranya meregang nyawa karena kehabisan oksigen, sementara yang lainnya mengalami trauma.

Korban tewas yakni Dodi Triono (59), Diona Arika Andra Putri (16), Dianita Gemma Dzalfyla (9), Amel, Yanto, dan Tasrok (40). Sementara lima orang yang kritis adalah Emi (41), Zanette Kslila Azaria (13), Santi (22), Fitriani (22), dan Windy (23).

Sedangkan, pelaku Ridwan Sitorus alias Ius Pane, Ramlan Butarbutar, Erwin Situmorang dan Alfin Bernius Sinaga dibekuk polisi di tempat berbeda.

Modusnya, pelaku menyasar rumah mewah yang kurang penjagaannya. Setelah dapat, mereka mulai membagi tugas. Ada yang mengawasi di luar, sementara yang lainnya menyisir rumah dan mengumpulkan penghuni yang ada di dalamnya. Setelah itu barulah mereka menggasak sejumlah barang berharga.

Untuk kasus ini, para pelaku menyekap 11 penghuni rumah dalam kamar mandi berukuran sempit. Alhasil, korban tewas karena kehabisan oksigen.

[rhm]

Sumber: merdeka.com

Editor : Dhefi Nugroho

Komentar Anda

Berita Terkait

loading...
KEMBALI KE ATAS badge