0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Pengusaha Real Estate Solo Diduga Tipu Warga Korea

Antonius Hendro Prasetyo (batik) saat dihadirkan dalam persidangan terkait kasus dugaan penipuan jual beli apartemen yang dilakukan warga Korea ()

Solo – Seorang warga Korea, Yun Tae Kim (67) merasa ditipu oleh pengusaha real estate asal Solo, Antonius Hendro Prasetyo. Peristiwa yang terjadi di tahun 2015 tersebut, saat ini sedang dalam proses sidang di Pengadilan Negeri (PN) Solo.

Peristiwa bermula saat Yun Tae Kim atau biasa dikenal dengan Mr. Kim tertarik dengan apartemen yang ditawarkan oleh terlapor, Antonius dalam sebuah pameran real estate di Solo Paragon Mall pada 2015 silam. Waktu itu, Mr Kim tertarik dengan sebuah apartemen yang berada di Kawasan Sinduharjo, Sleman, Yogyakarta. Seiring berjalannya waktu, Mr Kim menyerahkan sejumlah uang kepada Antonius untuk mendapatkan apartemen yang dia inginkan.

“Klien saya menyetor uang senilai Rp 481 jutaan karena menilai lokasi apartemen yang dia beli dapat mendatangkan keuntungan. Setelah melunasi uang tersebut, dia juga mengajak lima rekannya yang lain yang juga warga Korea untuk ikut membeli. Total uang yang telah diserahkan kepada terlapor (Antonius —Red) senilai Rp 1,8 miliar,” terang pengacara pelapor, Zaenal Mustofa saat ditemui wartawan di PN Solo, Selasa (17/10) siang.

Setahun berlalu, kata Zaenal, Mr Kim ‘mencium’ ada gelagat yang kurang baik. Pasalnya, sejak pelunasan uang hingga tahun 2016 apartemen belum segera dibangun. Bahkan, saat kliennnya menyambangi lokasi pembangunan apartemen di Sleman, Yogyakarta masih berupa lahan kosong dan belum ada aktifitas pembangunan sama sekali. Padahal, terlapor sudah berjanji akan segera mengerjakan setelah proses pembayaran itu lunas.

Melihat hal tersebut, Mr Kim melaporkan kasus tersebut ke pihak berwajib dengan nomor laporan No STTLP 222/ X /2016/ SPKT II. Hingga akhirnya, kasus tersebut lolos di tingkat Kepolisian dan Kejaksaan  Negeri (Kejari). Pada Bulan September lalu, proses sidang mulai berjalan.

“Yang membuat saya heran, kenapa yang bersangkutan tidak dilakukan penahanan dan masih melenggang bebas. Bahkan, hingga proses persidangan digelar sekalipun,” jelasnnya.

Dalam persidangan yang dipimpin Hakim Agus Iskandar tersebut, masih dalam tahap pemeriksaan para saksi setelah sebelumnya mendengarkan dari kesaksian pelapor, Mr Kim.

Sementara itu, Antonius enggan menanggapi perkara yang sedang membelitnya. Dirinya ingin secara langsung membeberkan duduk perkara kasus tersebut agar lebih jelas.

”Kita ketemuan saja agar lebih jelas, yang jelas kita menunggu proses persidangan saja. Kita lihat, siapa yang akan menang di persidangan nanti,” tandasnya saat dihubungi wartawan.

Editor : Wahyu Wibowo

Komentar Anda

Berita Terkait

loading...
KEMBALI KE ATAS badge