0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Menanti Ikan Berenang di Sungai Jumog

Polwan dan Sabhara Polres Karanganyar ikut bergabung dalam sukarelawan bersih sungai (dok.timlo.net/raymond)

Karanganyar — Pencemaran Sungai Jumog di wilayah Jaten tergolong kritis. Selain sulit dikembangkan perikanan di alirannya, sedimentasi akut seringkali memicu banjir lokal.

“Langganan banjir seperti di permukiman bantaran. Sampah yang luar biasa banyak menjadi endapan yang menutupi aliran air,” ujar Camat Jaten, Aji Pratama Heru Kristanto kepada Timlo.net di sela kerja bakti di sungai itu, Minggu (15/10).

Diakui, kerja bakti sekali saja belum cukup untuk membersihkan seluruh sampah menahun di dasar sungai itu. Apalagi ditambah pembuangan limbah padat dan cair, tampaknya sulit memulihkan sungai itu ke kondisi normal dalam waktu dekat.

Mantan Kepala Pelaksana Harian BPBD Karanganyar ini berencana menggalang solidaritas semua kalangan untuk bekerja bakti lagi. Pada kesempatan itu, pihaknya berhasil memantik kepedulian 1.000 lebih sukarelawan mengikuti kerja bakti membersihkan sedimentasi secara manual. Mereka dari unsur TNI, Polri, komunitas sukarelawan kebencanaan dan warga sipil.

“Kalau sungainya sudah bersih, nantinya akan disebar bibit ikan. Sangat merindukan suasana orang memancing ikan di sungai. Bukan menebar racun atau meledakkannya. Itu dilarang,” katanya.

Editor : Marhaendra Wijanarko

Komentar Anda

Berita Terkait

loading...
KEMBALI KE ATAS badge