0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Protes Ojek Online, Ini yang Dilakukan Ojek Pangkalan

Spanduk berisi larangan mangkal bagi ojek online di simpang empat Bendogantungan (timlo.net/a wijaya)

Klaten — Paguyuban ojek di pangkalan simpang empat Bendogantungan, Kecamatan Klaten Selatan memasang spanduk berisi larangan mangkal bagi ojek online. Pemasangan spanduk di pangkalan ojek tepi Jalan Yogja-Solo dilakukan sejak sebulan lalu.

“Sejak ada spanduk sudah berkurang (ojek online). Daripada ramai (gesekan dengan ojek online), ya mending dipasangi spanduk larangan,” kata Koordinator Paguyuban Ojek Bendogantungan, Siswanto, Senin (16/10).

Dari pantauan, spanduk larangan berwarna kuning itu terpasang di tiga titik tepi Jalan Jogja- Solo. Spanduk bertuliskan ‘Ojek Berbasis Online Dilarang Menaikkan/Mengambil Penumpang Di Kawasan Pangkalan Ojek Bendogantungan dan Sekitarnya’.

Menurut Siswanto, spanduk larangan tersebut sebagai bentuk protes ‘main serobot’ ojek online. Sebab, keberadaan pengemudi angkutan bermodal aplikasi di telepon pintar itu dianggap mengurangi pendapatan.

“Memang sempat ada sedikit gesekan. Tapi enggak sampai adu mulut atau baku pukul. Bisa selesai, tahu sama tahu, setelah penumpang diturunkan. Kalau melintas enggak masalah. Yang penting jangan ambil penumpang,” ujar pengemudi ojek yang mangkal di Bendogantungan sejak tahun 1986.

Editor : Wahyu Wibowo

Komentar Anda

Berita Terkait

loading...
KEMBALI KE ATAS badge