0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Kanwil DJP Jateng II Ancam Para Pengemplang Pajak

Kepala Kanwil DJP Jateng II, Rida Handanu (dok.timlo.net/setyo pujis)

Solo – Beberapa wajip pajak yang berada di Kanwil DJP Jawa Tengah II terancam dilakukan penyanderaan atau gijzeling. Langkah itu terpaksa dilakukan karena selama ini berbagai upaya telah dilakukan namun terkesan tidak diindahkan.

“Ada beberapa wajib pajak yang sudah kita usulkan untuk dilakukan penyanderaan, baik orang pribadi maupun pengusaha,” ujar Kepala Kanwil DJP Jateng II, Rida Handanu kepada wartawan, Senin (16/10).

Beberapa wajib pajak yang diusulkan penyanderaan itu karena dianggap merugikan keuangan Negara. Atau melakukan penunggakan pajak dengan nominal di atas Rp 100 Juta.

Kendati sudah ada beberapa yang diusulkan untuk dilakukan penyaderaan, namun Rida mengatakan proses yang perlu dilakukan masih cukup panjang. Yaitu mulai dari pengusulan ditingkat Kanwil, pusat hingga persetujuan dari Menteri Keuangan.

“Jadi karena prosesnya masih cukup panjang, sehingga kita belum berani mengumumkan berapa jumlahnya. Karena bisa jadi dari sekian banyak yang kita usulkan, ada beberapa yang tidak terpenuhi syaratnya,” jelas dia.

Rida juga menyampaikan, hingga saat ini realisasi penerimaan pajak yang dilakukan oleh Kanwil DJP Jateng II baru mencapai sekitar 55,31 persen dari target. Rendahnya penerimaan itu karena disebabkan kondisi ekonomi lesu serta serapan anggaran dari proyek pemerintah yang dianggap menurun.

Editor : Wahyu Wibowo

Komentar Anda

Berita Terkait

loading...
KEMBALI KE ATAS badge