0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Tak Pasang Target, Golkar Optimis Kursi Bertambah

Wakil Ketua DPD Partai Golkar Sragen Bambang Widjo Purwanto menerima tanda terima berkas lengkap dari Ketua KPU Sragen Ngatmin Abbas. (dok.timlo.net/agung widodo)

Sragen – DPD Partai Golkar Sragen tidak banyak mengumbar suara terkait target perolehan kursi yang ingin diraihnya. Selama ini partai berlambang pohon beringin tersebut juga tetap solid dan tegak lurus.

“Semua partai politik pasti ingin jadi pemenang. Soal target perolehan kursi, saya ibaratkan kalau beli baju pasti saya ukur dengan badan saya sendiri, bukan badan orang lain,” kata Wakil Ketua DPD Partai Golkar Sragen, Bambang Widjo Purwanto, Senin (16/10).

Usai menyerahkan berkas pendaftaran Partai Golkar Sragen sebagai perserta pemilu di Komisi Pemilihan Umum (KPU) Sragen, Bambang Pur menyampaikan, DPD Partai Golkar Sragen saat ini memang mempunyai delapan kursi di DPRD. Jumlah tersebut bakal dipertahankan dalam pemilihan legeslatif (Pileg) 2019 mendatang.

Dia optimis delapan kursi itu tidak akan lepas, lantaran para anggota legislatif yang sekarang ada masing-masing sudah punya basis masa sendiri. Namun demikian di luar itu memang ada sejumlah bakal calon legislatif (Bacaleg) yang ikut berkompetisi.

“Memang dari delapan yang ada sekarang, ada Caleg lain, tapi itu kan belum bisa dipetakan sekarang. Dalam politik itu sangat dinamis. Bisa berubah ubah. Andaikata bisa naik jadi sembilan atau 10 itu yang kita harapkan,” katanya diplomatis.

Bambang Pur yang juga sebagai Wakil Ketua DPRD Sragen ini menyatakan, Partai Golkar tidak pernah mewajibkan anggota legislatif yang sekarang masih aktif untuk menjadi kader partai. Namun pihaknya hanya butuh kesiapan dan komitmen dari masing-masing anggota dewan itu untuk bersama-sama memenangkan Partai Golakar dalam Pileg mendatang.

“Siapa yang siap itu yang akan jadi. Tapi kalau kerjanya hanya tidur kan tak akan jadi,” tandasnya.

Dia memastikan, hingga saat ini DPD Partai Golkar Sragen masih solid. Dalam tubuh partai masih satu suara dan tidak terdapat kubu-kubuan.

“Golkar itu selalu satu suara, tegak lurus. Tanpa reserver,” pungkasnya.

Editor : Marhaendra Wijanarko

Komentar Anda

Berita Terkait

loading...
KEMBALI KE ATAS badge