0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

NASA Akui Keberadaan Planet Nine yang Misterius

Teori gerakan orbit Planet Nine. (dok: timlo.net/ news.com.au)

Timlo.net—NASA mengakui adanya sebuah planet misterius yang disebut Planet Nine, tersembunyi di ujung sistem tata surya. Planet es raksasa itu dipercaya 10 kali lebih besar dari Bumi. Planet itu juga 20 kali lebih jauh dari jarak Neptunus ke Matahari, tulis The Sun.

Para pengikut teori konspirasi baru-baru ini juga mengaku jika ada planet serupa disebut Nibiru akan menabrak Bumi dan menghancurkan manusia. Tapi sekalipun NASA mengakui adanya Planet Nine, mereka menyatakan jika Nibiru tidak ada. Dalam pernyataan terbaru mereka, NASA memastikan jika Planet Nine tidak akan menabrak Bumi atau membawa kegelapan kepada dunia yang rapuh ini. Badan Antariksa Amerika Serikat (AS) itu juga membeberkan lima bukti kompleks dari keberadaan planet misterius itu.

“Sekarang ada lima bukti observasional yang berbeda menunjukkan keberadaan Planet Nine,” kata Konstantin Batygin, astrofisikawan planet dari Caltech di Pasadena, AS.

Salah satu buktinya terlihat dari gaya tarikan gravitasi Planet Nine. Tarikan itu sepertinya mengganggu Kuiper Belt, sebuah area yang terbuat dari obyek es yang berasal dari Neptunus. Planet Nine sebelumnya dipercaya sebagai “super-Earth”, nama dari sejenis dunia besar yang sepertinya sangat umum ditemukan di alam semesta. Sekalipun NASA menyatakan Planet Nine tidak mungkin menabrak Bumi, beberapa ahli berpendapat lain.

Ada ketakutan jika Planet Nine akan menghancurkan sistem tata surya dengan menyebabkan tarian kematian yang merusak. Bila planet itu memasuki sistem tata surya kita, maka orbit planet-planet yang ada akan menjadi kacau. Planet dalam galaksi Bima Sakti bisa terdorong keluar orbit atau menabrak Matahari.

Dr Dimitri Veras dari the Department of Physics berkata, “Keberadaan planet raksasa yang jauh bisa mngubah nasib tata surya kita secara fundamental. Nasib tata surya akan tergantung dari massa dan properti orbit Planet Nine, jika planet itu memang ada.” Untungnya, manusia memiliki waktu 7 miliar tahun untuk mempersiapkan kemungkinan adanya tarian maut planet itu.

Editor : Ranu Ario

Komentar Anda

Berita Terkait

loading...
KEMBALI KE ATAS badge