0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Resmi Usung Khofifah di Pilgub Jatim, Ini Alasan Partai Golkar

Khofifah Indar Parawansa (dok.merdeka.com)

Timlo.net — Partai Golkar secara resmi mengusung Khofifah Indar Parawansa untuk maju menjadi orang nomor satu di Jawa Timur pada Pilgub 2018 mendatang. Hal tertuang dalam Surat Keputusan (SK) partai yang berlambang pohon beringin itu.

“Pilkada Jawa Timur, Partai Golkar telah mengeluarkan surat keputusan dan menyatakan mendukung dan mengusung saudara Khofifah Indar Parawansa sebagai calon gubernur Pilgub Jawa Timur,” ujar Sekjen DPP Partai Golkar Idrus Marham di Gedung KPU, Menteng, Jakarta Pusat, minggu (15/10).

Untuk wakil gubernur sendiri, Idrus mengatakan akan menugaskan kepada saudari Khofifah untuk mengajukan tiga nama yang nantinya akan dibicarakan lebih lanjut dengan partai-partai pengusungnya. Dari ketiga nama tersebut nantinya akan dilakukan proses seleksi.

“Tentu nantinya Khofifah akan menjelaskan argumentasi pilihan tiga nama itu dicalonkan,” katanya.

Nantinya, lanjut Idrus, setelah dilakukan kajian dan juga diskusi secara sungguh-sungguh, Golkar akan menimbang dan menilai para calon wakil gubernur yang diajukan Khofifah. Penilaiannya berupa elektabilitas, memperhatikan aspirasi masyarakat dan kinerja para cawagubnya.

“Setelah proses semua itu, maka kita akan menentukan dan menetapkan pasangan calon gubernur dan Wakil Gubernur untuk Pilkada Jawa Timur 2018,” tandasnya.

Idrus menambahkan Partai Golkar akan membuka koalisi dengan beberapa partai. Ada kurang lebih empat partai yang akan berkoalisi dengan Golkar pada Pilgub Jatim 2018. Namun, baru dua partai yang tengah berkomunikasi intensif dengan Partai Golkar yaitu Partai Demokrat dan PPP.

“Jadi informasi yang sudah ada itu dari Partai Nasdem, dari Hanura dan juga kami sedang mengintensifkan dengan PPP dan dengan Demokrat. Juga ada partai-partai lain,” katanya.

Idrus mengatakan saat ini Khofifah sendiri sedang berada di Jatim untuk melakukan pertemuan dengan para Kiai. Dia pun menilai bahwa Jatim adalah basis Nahldatul Ulama (NU). Hal itu menjadi nilai tambah untuk Khofifah yang memimpin Muslimat NU.

“Hingga kalau misalkan Muslimat ini kerja, sampai kebawah dan punya pengajian-pengajian yang dapat melibatkan juga masyarakat umum, kami punya keyakinan besar peluang Khofifah menang di Pilgub Jatim 2018,” jelasnya.

Menurutnya, Khofifah memiliki kiprah politik yang luas. Mulai dari organisasi hingga aktivis. Untuk itu, Partai Golkar yakin Menteri Sosial tersebut mampu memimpin Jawa Timur.

“Misalnya di dalam organisasi. Saya kira semua tidak meragukan lagi bagaimana kemampuan Khofifah dan juga saat menjadi menteri,” tegas Idrus.

[sau]

Sumber : merdeka.com

Editor : Wahyu Wibowo

Komentar Anda

Berita Terkait

loading...
KEMBALI KE ATAS badge