0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Makbedunduk! Pengendara Motor di Jalur Lambat CFD Kaget, Ternyata Ada Cegatan

Anggota gabungan dari Dishub Kota Solo dan Stalantas Polresta Solo melakukan teguran bagi pengguna kendaraan yang melintas di kawasan jalur lambat CFD Jalan Slamet Riyadi, Solo, Minggu (15/10) pagi (timlo.net/achmad khalik)

Solo – Bagi Budi Susilo (42), Car Free Day (CFD) Jalan Slamet Riyadi adalah tempat melepas penat setelah sepekan dia bekerja. Bersama istri dan dua putranya, pria asal Mojosongo, Jebres, Solo ini menikmati suasana pagi di pusat berkumpulnya aktifitas olah raga warga Solo tersebut.

Akan tetapi, berbeda dengan hari Minggu biasanya. Pasalnya, dia sempat dihentikan oleh petugas gabungan saat melintas di jalur lambat tepatnya di depan Pengadilan Negeri (PN) Kota Solo.

“Biasanya gak ada mokmen (operasi penertiban lalu lintas-red). Saya tiap Minggu lewat sini juga gak apa-apa. Kok ini tiba-tiba ada cegatan ya,” kata pria yang bekerja sebagai karyawan pusat perbelanjaan di Kota Bengawan tersebut, Minggu (15/10) pagi.

Hal yang sama juga diungkapkan oleh Febriani (21). Mahasiswi salah satu universitas swasta di Kota Solo itu juga mengaku kaget lantaran ada petugas gabungan yang melakukan pemeriksaan kelengkapan kendaraan di jalur lambat Jalan Slamet Riyadi.

“Biasanya gak apa-apa. Kok ini malah dicegati ya,” kata Mahasiswi cantik itu penuh tanda tanya.

Anggota gabungan dari Dishub Kota Solo dan Satlantas Polresta Solo melakukan teguran bagi pengguna kendaraan yang melintas di kawasan jalur lambat CFD Jalan Slamet Riyadi, Solo, Minggu (15/10) pagi (timlo.net/achmad khalik)

Terkait hal tersebut, Kepala Dishub Kota Solo, Hari Prihatno mengatakan, pihaknya bekerjasama dengan Satlantas Polresta Solo melakukan teguran sekaligus penindakan bagi pengguna kendaraan bermotor yang melintas maupun parkir di Kawasan CFD Jalan Slamet Riyadi. Kawasan CFD sejatinya hanya digunakan untuk aktifitas olah raga semata. Sementara, untuk kendaraan telah disediakan kantong parkir agar tak nekat masuk ke kawasan CFD termasuk jalur lambat di Jalan Slamet Riyadi.

“Kami berikan teguran kepada pengendara motor yang melintas di CFD. Sedangkan, tindakan tegas dilakukan bagi mereka yang parkir di jalur lambat Jalan Slamet Riyadi dengan melakukan penggembokan. Disisi lain, dari Satlantas Polresta Solo juga memberikan tindakan tegas bagi kendaraan yang tidak dilengkapi surat kendaraan lengkap,” terang Hari.

Disinggung terkait minimnya sosialisasi terhadap masyarakat terkait tidak diperbolehkannya kendaraan bermotor melintas di Kawasan CFD tersebut, Hari mengaku jika pihaknya telah memberi sosialisasi sejak tujuh tahun diberlakukannya CFD Jalan Slamet Riyadi. Hanya saja, untuk penindakan mulai kendor.

“Maka dari itu, kita tingkatkan lagi agar warga masyarakat yang melakukan aktifitas di CFD (berolahraga-red) bebas dari asap kendaraan yang nekat melintas. Meski di jalur lambat Jalan Slamet Riyadi,” tegasnya.

Anggota gabungan dari Dishub Kota Solo dan Stalantas Polresta Solo melakukan teguran bagi pengguna kendaraan yang melintas di kawasan jalur lambat CFD Jalan Slamet Riyadi, Solo, Minggu (15/10) pagi (timlo.net/achmad khalik)

Editor : Wahyu Wibowo

Komentar Anda

Berita Terkait

loading...
KEMBALI KE ATAS badge