0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Batal Jumpa Persebaya, Persis Berpeluang Jadi Tuan Rumah

Wakil Presiden Pasoepati, Ginda Ferachtriawan (dok.timlo.net/aryo yusri atmaja)

Solo — Persis Solo batal berjumpa raksasa Jawa Timur, Persebaya Surabaya di babak delapan besar Liga 2 mendatang. Persebaya kalah dari Kalteng Putra pada laga terakhir di Stadion Gelora Bung Tomo, Kamis (12/10).

“Dengan batalnya bertemu Persebaya menjadi kesempatan bagus, harus segera diambil. Manajemen harus meyakinkan PSSI agar bisa menunjuk Kota Solo sebagai tuan rumah,” ungkap Wakil Presiden Pasoepati Ginda Ferachtriawan.

Hasil itu sungguh di luar dugaan, mengingat Persebaya digadang-gadang jadi juara grup. Tentunya juga  menguntungkan Persis yang tengah getol mengajukan Kota Solo sebagai tuan rumah babak 8 besar. Apalagi, Persebaya juga sama-sama mengajukan diri sebagai tuan rumah. Kini, Persis jadi kandidat terkuat untuk jadi tuan rumah.

Melihat persaingan berebut status tuan rumah, Stadion Manahan paling besar kapasitasnya. Yakni mampu menampung 35 ribu orang. Tim lain calon penghuni grup X yang sudah mengajukan diri adalah PSMS dengan Stadion Teladan, Medan berkapasitas 20 ribu orang.

Sedangkan Martapura FC mengajukan Stadion Demang Lehman dengan kapasitas 15 ribu orang. Syarat lain yang ditentukan PT Liga Indonesia Baru (LIB) adalah tuan rumah harus punya animo sepakbola yang besar. Lalu bersedia menyediaka akomodasi bagi tim kontestan lainnya. Babak 8 besar nantinya menggunakan sistem setengah kompetisi dengan format home tournament.

“Kota Solo jelas memenuhi syarat-syarat itu. Apalagi stadion cukup besar, dan lapangan memenuhi. Selain itu supporter Kota Solo selalu santun bagi tim tamu. Kami optimis bisa dikabulkan,” tandas Ginda.

Editor : Wahyu Wibowo

Komentar Anda

Berita Terkait

loading...
KEMBALI KE ATAS badge