0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Pengacara Solo Laporkan Eggi Sudjana ke Polisi, Ini Gara-Garanya

Pengacara R Adi Purwono Tjatur Nugroho menunjukkan surat laporan terkait ujaran kebencian dan penistaan agama yang dilakukan Eggi Sudjana (dok.timlo.net/achmad khalik)

Solo — Pernyataan pengacara Eggi Sudjana saat sidang uji materi Peraturan Pemerintah Pengganti Undang-Undang (Perppu) No 2 Tahun 2017 tentang Organisasi Kemasyarakatan (Ormas), baru-baru ini kembali menuai kontroversi. Salah seorang pengacara asal Solo, juga ikut melaporkan Eggi ke Mapolresta Solo terkait pernyataannya yang dinilai dapat memecah belah persatuan bangsa.

“Kami menilai pernyataan Eggi ini meresahkan dan dapat memicu perpecahan di masyarakat,” terang pengacara asal Solo, R Adi Purwono Tjatur Nugroho, Kamis (12/10) siang.

Menurutnya, pernyataan Eggi Sudjana memiliki muatan sara dan sarat dengan kepentingan tertentu. Padahal, telah diatur secara jelas bahwa Pancasila telah menjadi dasar negara dan sebagai sumber hukum. Adi mempermasalahkan, pernyataan Eggi yang diunggah ke sosial media, bahwa “tidak ada ajaran selain islam, ingat ya garis bawahi, selain islam yang sesuai Pancasila”. Hal ini praktis mendiskreditkan agama dan kepercayaan lain yang keberadaannya telah dijamin oleh negara.

“Saya sangat keberatan dengan statement yang dilontarkan Eggi tersebut. Maka dari itu, saya sebagai warga Negara Indonesia terpanggil dan perlu melaporkan kasus tersebut agar tindakan ini tidak terulang kembali,” jelasnya.

Lebih lanjut, pria yang juga mendaftarkan diri sebagai bakal calon wakil gubernur Jawa Tengah tersebut menilai, pernyataan Eggi seakan memancing kegaduhan di Negara Indonesia. Dengan begitu, negara tidak akan pernah fokus untuk menyejahterakan rakyatnya dan hanya berkutat mengurusi masalah tentang sara semara.

Sementara laporan Adi tersebut tertuang dalam surat laporan bernomor STBP/ 405/ X/ 2017/ Reskrim tentang tindakan pidana ujaran kebencian dan penistaan agama.

“Dalam hal ini, akan kami pantau terus laporan kami. Apakah kedepan akan ditindaklanjuti secara serius atau dibiarkan tenggelam,” tandas Adi Purwono Tjatur Nugroho.

Seperti diketahui, sejumlah pihak, baik secara kolektif atau pribadi telah melaporkan pengacara Eggi Sudjana diberbagai wilayah di Indonesia. Banyak yang merasa terganggu akibat pernyataan yang dilontarkan saat sidang uji materi di Gedung Mahkamah Konstitusi pada tanggal 18 September lalu.

Editor : Marhaendra Wijanarko

Komentar Anda

Berita Terkait

loading...
KEMBALI KE ATAS badge