0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Cegah Kebocoran PAD, Pemkab Bakal Terapkan e-Retribusi

Pasar Bunder (timlo.net/agung widodo)

Sragen – Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Sragen menggelar sosialisasi pembayaran retribusi berbasis elektronik atau e-Retribusi bagi para pedagang pasar. Sistem ini dinilai lebih efektif, transparan dalam pembayaran retribusi dan bisa mengantisipasi adanya kebocoran dalam pengelolaan pendapatan asli daerah (PAD).

“Bisa lebih efektif. Bisa meningkatkan PAD dari e-retribusi. Karena selama ini dimungkinkan kebocoran-kebocoran dari situ,” kata Bupati Sragen, Kusdinar Untung Yuni Sukowati, Selasa (10/10).

Dalam acara sosialisasi di Pendopo Rumah Dinas Bupati, Yuni menekankan kepada sekitar 360 peserta yang terdiri para pedagang dan petugas pemungut retribusi se-Kabupaten Sragen untuk melek teknologi. Dia menyakini sebagian besar pedagang bisa mengoperasikan handphone berbasis android atau internet.

Lantaran dengan alat komunikasi handphone itulah nantinya e-retribusi tersebut bisa diterapkan. Dengan cara ini, pihaknya berkeyakinan bisa mengantisipasi terjadinya kebocoran retribusi yang harus di setorkan ke kas daerah (Kasda).

“Kalau tidak ada e-retribusi ini nanti setorannya tidak segera diserahkan, ini akan menyebabkan kebocoran. Kalau tidak mau dinaikkan retribusinya ya harus dengan memaksimalkan retribusi itu sendiri. Caranya dengan e-retribusi ini,” papar Yuni.

Sementara, salah satu marketing Bank Jateng, Ida Prasetya kepada wartawan menyampaikan, dengan sistem e-retribusi ini pemungutan retribusi akan lebih transparan. Misalnya jika pemerintah ingin mengetahui data soal PAD dari masing-masing pasar, bisa dilihat dengan cepat.

“Petugas penarik juga bisa melihat siapa yang sudah bayar atau belum. Sistem cepat bisa langsung dilaporkan hari itu juga,” jelasnya.

Editor : Wahyu Wibowo

Komentar Anda

Berita Terkait

loading...
KEMBALI KE ATAS badge