0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Khawatir Jadi Sidatan, Warga Pasang Polisi Tidur di Jalan Lingkungan

Kawasan pembangunan Overpass Manahan (dok.timlo.net/achmad khalik)

Solo — Warga Kampung Badran, Purwosari memasang polisi tidur di kawasan permukiman menjelang simulasi manajemen rekayasa lalu lintas (MRLL) pembangunan Overpass Manahan. Pemasangan polisi tidur tersebut dilakukan agar kendaraan mencegah kendaraan melintas dengan kecepatan tinggi.

“Kita hanya minta agar pengendara tidak ngebut,” kata Sekretaris RW 10, Kelurahan Purwosari, Agung Saparto, Selasa (3/10).

Polisi tidur dipasang di Jalan Kenanga setiap 15 meter dengan ketinggian sekitar 15-20 cm. Polisi tidur dicat warna kuning agar mudah terlihat pengguna jalan. Agung mengaku pemasangan polisi tidur untuk mengantisipasi peningkatan arus lalu lintas di jalan lingkunga. Jalan Tluki, Kenanga, dan Kantil diperkirakan menjadi sasaran pengendara yang ingin menghindari kemacetan Jalan Hasanuddin selama simulasi maupun pembangunan Overpass Manahan.

“Sekarang saja sudah Jalan Tluki dan Kenanga sudah sering jadi jalan tikus,” kata Ketua RT 03/X Kelurahan Purwosari, Sutarno.

Jalan lingkungan yang menjelma menjadi jalan tikus merupakan hal yang biasa terjadi selama pembangunan infrastruktur. Pengendara umumnya enggan mengikuti pengalihan arus yang disarankan Dinas Perhubungan. Mereka lebih suka potong kompas lewat jalan-jalan lingkungan yang dirasa lebih dekat meski harus berbelok-belok.

Hal ini dikhawatirkan mengganggu ketenangan lingkungan. Apalagi di Kampung Badran tempat Sutarno tinggal, beberapa titik jalan menjadi tempat bermain anak-anak karena minimnya ruang terbuka. Sutarno khawatir semakin padatnya jalang lingkungan akan membahayakan anak-anak yang bermain.

“Kalau begitu jalan kampung bisa semrawut,” kata dia.

Seperti diketahui, perlintasan kereta api sebidang jalan di Manahan akan ditutup total selama pembangunan Overpass Manahan. Hal itu diperkirakan menimbulkan kepadatan di simpang Jalan Hasanuddin – dr Moewardi. Menurut rencana, Dinas Perhubungan akan menjalankan simulasi Manajemen Rekayasa Lalu Lintas (MRLL) Rabu (4/10) besok untuk mengetahui dampak pembangunan terhadap lalu lintas.

Editor : Wahyu Wibowo

Komentar Anda

Berita Terkait

loading...
KEMBALI KE ATAS badge