0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Wanita Boleh Mengemudi, Para Sopir di Arab Saudi Akan Kehilangan Pekerjaan?

Wanita Arab mengemudi. (dok: timlo.net/ gulf-insider.com)

Timlo.net—Berita baik untuk para wanita Arab Saudi mungkin adalah berita buruk untuk para sopir di negara itu. Selasa (26/9) Arab Saudi mengumumkan jika mereka menghapus larangan wanita mengemudi pada Juni 2018. Hal ini diperkirakan akan mengurangi permintaan sopir pribadi. Para sopir pribadi seringkali dipakai untuk mengantar para wanita bekerja.

Menurut data resmi terakhir, ada 1,2 juta pria bekerja sebagai sopir pribadi untuk keluarga-keluarga di sana. Hal itu berarti sekitar 1 orang untuk setiap 23 orang Arab. Kebanyakan sopir berasal dari Asia Selatan. Para pejabat Saudi berharap jika uang yang dihemat para wanita setelah tidak memperkerjakan sopir, kira-kira $1000 (Rp 13 juta) per bulan bisa dipakai untuk ekonomi lokal.

Layanan taksi online seperti Uber dan rivalnya dari Timur Tengah Careem selama ini menawarkan layanan sopir pribadi yang lebih murah. Keduanya dengan cepat menekankan jika pembatalan larangan itu akan menyediakan kesempatan dan bukannya kerugian.

“Kami bangga selama ini bisa menyediakan mobilitas yang luar biasa untuk para wanita di Saudi, dan kami gembira dengan kesempatan ekonomi perubahan ini bisa berikan untuk mereka di masa mendatang,” tulis Uber dalam sebuah pernyataan dilansir oleh CNN.  Careem sendiri memiliki 80 ribu sopir di Arab Saudi. Mereka berharap jika 20 ribu di antaranya adalah wanita. Mereka berencana untuk merekrut para wanita menjadi sopir dalam empat tahun ke depan.

“Kami percaya pengumuman baru-baru ini dari Saudi terkait wanita bisa memperoleh surat izin mengemudi adalah sebuah kesempatan emas untuk wanita memperoleh tambahan penghasilan dan menolong [meningkatkan] partisipasi wanita di dunia kerja,” tulis Careem.

Editor : Ranu Ario

Komentar Anda

Berita Terkait

loading...
KEMBALI KE ATAS badge