0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Wali Kota Cilegon Ditangkap Gara-gara Uang Pelicin

Rilis penangkapan Wali Kota Cilegon Iman Ariyadi (merdeka.com)

Timlo.net – Wali Kota Cilegon Iman Ariyadi ditangkap dalam operasi tangkap tangan (OTT) Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Iman telah ditetapkan sebagai tersangka karena diduga menerima suap untuk memuluskan proses analisa mengenai dampak lingkungan (Amdal) yang menjadi syarat utama untuk izin pembangunan Transmart.

Klub sepak bola Cilegon United dimanfaatkan untuk menampung uang suap yang disamarkan melalui dana Corporate Social Responsibility (CSR).

Iman disebut-sebut meminta uang Rp 2,5 miliar kepada PT Krakatau Industrial Estate Cilegon (KIEC) selaku pengembang dan PT Berantas Abiraya (BA) selaku kontraktor untuk pelicin perizinan pembangungan Transmart.

“TIA (Iman Ariyadi) meminta sejumlah datang sebesar Rp 2,5 M supaya keluar izin Amdal. Akhirnya disepakati sebesar Rp 1,5 M,” ujar Wakil Ketua KPK Basaria Panjaitan di Gedung KPK, Sabtu (23/9).

Sebagai perusahaan BUMN, KIEC tidak bisa memberikan dana cuma-cuma kepada Iman. Sebab itu, kedua perusahaan tersebut menyamarkan pemberian uang melalui dana CSR untuk klub sepak bola Cilegon United. PT KIEC menggelontorkan dana Rp 800 Juta, sedangkan PT BA memberikan Rp 700 Juta.

“Mereka menyepakati seolah-olah ini sebagai CSR, Rp 800 Juta dan Rp 700 Juta,” jelas Basaria.

Ini dilakukan atas permintaan Iman. Diduga, klub sepakbola itu masih terkait dengan sang walikota Cilegon.

“Kenapa dipilih karena atas perintah TIA,” kata Basaria.

[noe]

Sumber: merdeka.com

Editor : Dhefi Nugroho

Komentar Anda

Berita Terkait

loading...
KEMBALI KE ATAS badge