0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Seberapa Seringkah Kita Harus Mengganti Busa/ Spons Cuci Piring?

Spons cuci piring. (dok: timlo.net/ sunlight.co.id)

Timlo.net—Busa atau spons cuci piring lebih kotor dibandingkan toilet. Fakta ini sudah lama diketahui para mikrobiologis. Bahkan menurut penelitian Charles Gerba, Ph.D., seorang profesor mikrobiologi lingkungan di the University of Arizona, 90 persen gelas di sebagian besar kantor di Amerika memiliki kuman berbahaya. Sebanyak 20 persen bahkan memiliki bakteri yang ditemukan pada tinja. Menurut Charles hal ini dikarenakan busa cuci piring yang kotor dan jarang diganti.

Penelitian lainnya yang terbit di jurnal Scientific Reports mengungkapkan bakteri apa saja yang kerap ditemui dalam busa cuci piring. “Penelitian kami menunjukkan jika spons cuci piring memiliki beragam bakteri lebih banyak yang sebelumnya kami perkirakan,” ujar para peneliti dilansir dari Business Insider.

Menemukan lima dari 10 bakteri yang kerap menyebabkan penyakit termasuk Acinetobacter johnsonii, Chryseobacterium hominis, dan Moraxella osloensis. Hasil penelitian lainnya yang mengejutkan adalah membersihkan busa cuci piring juga kurang efektif. Merebus spons atau memasukkan ke dalam microwave bisa mengurangi 60 persen bakteri di dalam spons. Tapi spons tidak bisa bersih 100 persen. Para peneliti menganjurkan untuk mengganti busa cuci piring dengan yang baru setiap minggunya.

Editor : Ranu Ario

Komentar Anda

Berita Terkait

loading...
KEMBALI KE ATAS badge