0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Ancaman Perkosaan Diiklankan Kepada Pengguna, Instagram Kena Masalah

Instagram Stories. (Dok: Timlo.net/ Phone Arena.)

Timlo.net—Instagram menjadi salah satu sosial media yang memiliki cacat pada algoritmanya. Cacat itu menyebabkan iklan bernada kebencian lolos sensor dan terpasang. Bahkan Instagram menggunakan iklan berupa foto berisi tulisan, “I Will Rape You” (Aku akan memperkosa kamu) sebagai iklan di Facebook.

Wartawan The Guardian, Olivia Solo baru-baru ini menemukan jika Instagram mengiklankan layanan mereka menggunakan sebuah screenshot yang pernah dia unggah. Screenshot itu adalah email ancaman yang dia terima sebagai seorang wartawan. Salah satu bagian dari email itu berisi ancaman pemerkosaan dan pembunuhan.

Instagram dikabarkan menggunakan screenshot itu sebagai iklan yang ditujukan kepada adik perempuan Olivia di Facebook. Tulisan iklan itu, “Lihat foto Olivia Solon dan posting dari teman-teman di Instagram.”

Screenshot itu diunggah Olivia di Instagram dan Facebook sekitar setahun lalu. Foto itu memperoleh tiga like dan belasan komentar di Instagram. Rupanya itu cukup untuk memicu algoritma Instagram untuk memilih foto itu sebagai iklan.

Minggu lalu, Facebook yang memiliki Instagram juga terkena masalah. Hal ini karena sistem iklan Facebook mengizinkan orang memasang iklan yang bernada kebencian. Iklan itu dibuat dengan kategori “pembenci Yahudi” dan “bagaimana membakar orang Yahudi”. Facebook segera menanggapi masalah ini.

Sementara itu Instagram meminta maaf terkait iklan dengan ancaman pemerkosaan itu. “Kami minta maaf karena hal ini terjadi—itu bukanlah pengalaman yang kami ingin seseorang alami. Notifikasi ini muncul sebagai bagian dari sebuah usaha untuk mendorong interaksi di Instagram. Posting itu umumnya diterima sejumlah kecil teman di Facebook,” tulis perusahaan itu.

The Verge berpendapat jika lolosnya iklan ini berarti algoritma Instagram tidak bekerja dengan baik untuk mencekal foto-foto bernada kebencian. Ada kemungkinan iklan serupa muncul pada pengguna lain.

Editor : Ranu Ario

Komentar Anda

Berita Terkait

loading...
KEMBALI KE ATAS badge