0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Pemkab Karanganyar Siap Terima Warga Bantaran, Tapi….

Solo — Pemerintah Kabupaten Karanganyar siap menerima warga Relokasi Bantaran Kali Anyar dan Kali Pepe. Hanya saja Pemkab perlu mencari landasan hukum yang kuat. Apalagi skema relokasi yang dilakukan Pemerintah Kota Solo beresiko menabrak Peraturan Daerah yang berlaku di Karanganyar.

“Pada prinsipnya Pak Bupati welcome. Kita tidak akan mempermasalahkan soal ini warganya siapa, tanggung jawab siapa,” kata Asisten Pemerintahan Setda Kabupaten Karanganyar, Bachtiar S, Kamis (21/9).

Kendati demikian, Pemkab Karanganyar tidak ingin relokasi warga bantaran sungai menjadi masalah di kemudian hari. Pasalnya, luas hunian yang akan dibangun untuk warga bantaran hanya 40 meter persegi. Sementara menurut Perda Karanganyar No 13 tahun 2013, luas hunian di Karanganyar minimal 60 meter persegi.

“Jangan sampai niat kita baik, mau membantu warga bantaran, tapi beberapa tahun kemudian dipermasalahkan karena tidak sesuai regulasi,” kata dia.

Sebagaimana diberitakan sebelumnya, Pemkot Solo berkoordinasi dengan Pemkab Karanganyar terkait relokasi warga bantaran Kali Pepe dan Kali Anyar. Dalam pertemuan yang diadakan di Manganti Praja, Rabu (20/9) itu, pemerintah dua daerah yang bersebelahan itu mencari solusi permasalahan yang dihadapi kelompok kerja (pokja) relokasi.

“Kemarin kita sudah duduk bersama. Pada prinsipnya sudah ada kemajuan cukup signifikan,” kata Kepala Dinas Perumahan Kawasan Permukiman dan Pertanahan (Disperum KKP), Agus Joko Witiarso saat berbincang dengan timlo.net.

Editor : Wahyu Wibowo

Komentar Anda

Berita Terkait

loading...
KEMBALI KE ATAS badge