0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Fraksi PKS Tolak Tukar Guling

Wakil Ketua Komisi III DPRD Solo, Sugeng Riyanto, (dok.timlo.net/red)

Solo – Fraksi Partai Keadilan Sejahtera (PKS) DPRD Kota Solo menolak permohonan pemindahtanganan aset Pemerintah Kota (Pemkot) kepada pihak ketiga. Pasalnya, alasan pemindahtanganan aset tersebut dinilai tidak relevan.

“Ada sejumlah pertimbangan, kenapa Fraksi PKS melakukan penolakan,” terang Ketua F-PKS, Sugeng Riyanto saat dihubungi Timlo.net, Kamis (21/9) siang.

Sebelumnya, Pemkot Solo mengajukan proses tukar menukar HP 46 di Kelurahan Jajar, Kecamatan Laweyan seluas 531 meter persegi dengan dengan HGB 00325 di Kelurahan Jajar seluas 327 meter persegi, HGB 00221 di Kelurahan Kadipiro seluas 1.275 meter persegi serta HGB 00222 Kelurahan Kadipiro seluas 227 meter persegi atas nama PT Catur Putra Jati.

Rencananya, ketiga lokasi tersebut bakal dipergunakan untuk pemindahan TK Marsudisiwi yang terletak di Jajar dan kantor kelurahan hasil pemekaran di Kelurahan Kadipiro.

Terkait hal tersebut, F-PKS mengemukakan sejumlah alasan penolakan yang dilakukan oleh mereka. Diantaranya banyaknya kendaraan berat yang keluar masuk proyek sehingga berbahaya bagi anak-anak yang bersekolah di TK Marsudisiwi. Hal itu jelas tidak relevan karena proyek pembangunan hotel sudah selesai.

“Kawasan itu tidak cocok untuk digunakan sebagai tempat belajar mengajar khususnya bagi siswa SD. Selain debu, juga banyak kendaraan yang berlalu lalang lantaran lokasinya yang berdekatan dengan hotel. Maka dari itu, kami menolak usulan tukar guling tersebut,” jelas Sugeng.

Pihaknya meminta kepada Pemkot agar dapat melakukan penyesuaian atau pemindahan sekolah Taman Kanak-Kanak Marsudisiwi ke lokasi yang lebih baik dengan memperhatikan aspek aksesabilitas dan kondisi sosio psikologis.

“Dimana, wilayah pemindahan tersebut sesuai dengan RTRW (Rencana Tata uang dan Wilayah-red),” katanya.

Editor : Wahyu Wibowo

Komentar Anda

Berita Terkait

loading...
KEMBALI KE ATAS badge