0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Puluhan Dusun Kesulitan Air Bersih

Sukarelawan kebencanaan siapkan barisan menghadapi ancaman kekeringan (timlo.net/raymond)

Karanganyar — Badan Penaggulangan Bencana Daerah (BPBD) Karanganyar menginventarisasi puluhan dusun dan desa terdampak musim kemarau. Kondisinya, sumber air mengering dan butuh bantuan.

“Tiap dusun sudah didata ancamannya. Ada yang tinggal sebulan lagi ketersediaan airnya. Beberapa terpaksa menerima penyaluran bantuan air bersih dari desa atau dusun terdekat,” kata Kepala Pelaksana Harian BPBD Karanganyar, Bambang Djatmiko di forum temu sukarelawan bencana di kantor bupati, Senin (18/9).

Sedikitnya 30 dusun yang tersebar di beberapa kecamatan berkondisi krisis air bersih. Dari puluhan lokasi rawan itu, kondisi krisis air akibat penurunan debit terdeteksi di Dusun Karangmanis, Babatok dan Banjar di Desa Banjarharjo, Kebakkramat. Diperkirakan, persediaan hanya cukup sampai sebulan ke depan. Di wilayah Karanganyar Kota, tiga kampung di Kelurahan Gayamdompo mengalami kondisi serupa.

“Di Dusun Gandoan, 15 KK mengandalkan dua sumur. Saat kemarau, air bersihnya minim. Ini yang sedang kami pantau. Dusun Puntuk Mojoroto juga mengalami penurunan debit,” katanya.

Dusun berkondisi sulit air lainnya tersebar di Kecamatan Mojogedang, Gondangrejo dan Jatiyoso. Berdasarkan pemantauan BPBD di lokasi, dusun yang sumber air alami maupun buatan mengering terpaksa meminta suplai air dari desa atau kampung sebelah. Misalnya di Dusun Banyak, Desa Jantiharjo; Dusun Bogangin, Desa Lemahbang; empat dusun di Desa Munggur dan sebagainya.

Editor : Wahyu Wibowo

Komentar Anda

Berita Terkait

loading...
KEMBALI KE ATAS badge