0271-626499 redaksi.timlo@gmail.com
Timlo.net

Kemarau, Sumber Air Penguripan Tetap Mengalir

Warga mengambil air dari sumber penguripan, Desa Bukuran, Kecamatan Kalijambe, Sragen (timlo.net/agung widodo)

Sragen – Musim kemarau membuat warga di beberapa wilayah Kabupaten Sragen kesulitan mendapatkan air bersih. Kemarau yang sudah berlangsung selama hampir empat bulan ini juga menyebabkan sumur-sumur milik warga kering.

Namun warga Dukuh Bapang, Desa Bukuran, Kecamatan Kalijambe, Sragen tidak begitu risau mendapatkan air untuk kebutuhan sehari-hari. Pasalnya di dukuh tersebut terdapat sendang atau sumber air penguripan.

Di Sendang Penguripan warga bisa mengambil air untuk mandi dan masak. Sumber air tersebut tetap mengalir walau pada musim kemarau saat ini. Apalagi menurut warga setempat airnya jernih dan tidak mengandung kapur.

Banyak warga mengomsumsi sumber mata air penguripan yang mengalir dari perbukitan di tegalan bawah pohon jati tersebut.

“Tiap hari warga ngambil air di sini, karena Sumber Penguripan ini sudah ada sejak simbah kami dulu, airnya tidak mengandung banyak kapur,“ kata Syamsiah (35), warga Bapang RT 04, Desa Bukuran, Kecamatan Kalijambe, belum lama ini.

Dia menuturkan, mata air ini sejak dulu tidak mengalami kekeringan, airnya jernih dan mengalir dengan sendirinya. Puluhan warga tiap hari mengambil air tersebut, bahkan pada musim kemarau.

Warga yang datang tidak hanya dari Dukuh Bapang, tapi juga dukuh-dukuh lain yang ada di Desa Bukuran. Dari pagi hingga sore warga berdatangan dengan membawa jerigen ukuran besar untuk ambil air bersih.

Warga lainnya, Jum (34) asal Dukuh Kertosobo RT 01, Desa Bukuran mengatakan, sebenarnya di desa setempat ada satu sumur dengan sembilan mesin Sanyo dan juga air pam, tapi air tidak bisa dikomsumsi lantaran kandungan kapurnya tinggi.

Air sumur itu oleh warga hanya digunakan untuk mandi dan mencuci pakaian.

“Makanya warga mengambil air dari sumber penguripan ini,” ujarnya.

Warga mengambil air dari sumber penguripan, Desa Bukuran, Kecamatan Kalijambe, Sragen (timlo.net/agung widodo)

Editor : Wahyu Wibowo

Komentar Anda

Berita Terkait

loading...
KEMBALI KE ATAS badge