0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Polresta Solo Dalami Kasus Pencurian Lintas Provinsi

Polisi bekuk komplotan Curat yang beraksi lintas provinsi (dok.timlo.net/achmad khalik)

Solo — Polresta Solo terus mendalami kasus pencurian dengan pemberatan (Curat) yang dilakukan oleh kelompok maling asal Palembang yang berhasil diringkus anggota Satreskrim beberapa waktu lalu. Dua lokasi baru, berhasil ditemukan terkait sepak terjang komplotan yang sangat terorganisir tersebut.

“Kemarin, dari Polsek Ngaglik, Sleman dan Polsek Borobudur, Magelang melaporkan bahwa komplotan ini pernah beraksi di wilayah hukum mereka,” terang Kasatreskrim Polresta Solo, Kompol Agus Puryadi, Jumat (15/9) siang.

Seperti diketahui, enam tersangka kasus pencurian dengan pemberatan (curat) berhasil digulung anggota Satreskrim Polresta Solo pada Selasa (5/9) lalu. Tak tanggung-tanggung, dua diantaranya terpaksa dihadiahi timah panas dibagian kaki lantaran melawan dan berusaha kabur.

Dalam sebuah hasil rekaman CCTV, komplotan tersebut beraksi mencuri tas milik salah seorang Warga Negara Asing (WNA) di sebuah restoran mewah di Kawasan Keprabon, Banjarsari.

Menurut Kompol Agus, dengan adanya laporan dari dua TKP baru ini membuktikan kalau jaringan ini banyak beraksi dibanyak tempat. Polresta sudah berkoordinasi dengan Polsek Borobudur, Jawa Tengah dan Polsek Ngagklik, Yogyakarta untuk mengembangkan kasus ini.

“Mereka ini pencuri spesialis lintas wilayah. Daerah operasinya, meliputi Jawa Tengah, Jawa Timur dan DIY,” jelasnya.

Enam tersangka yang berhasil digulung tersebut, diantaranya Jhon hanes Andersen alias Agnes (41) warga Kecamatan Ciledug, Kota Banten; Jimmi harpani (38) warga Kabupaten Oku Timur, Provinsi Sumatera Selatan ; Apriyadi (37) warga Kecamatan Cibadak, Kabupaten Sukabumi; Aan Saputra (37) warga Kecamatan Kramat Jati, Kota Jakarta Timur; Ari Arbaai (16) Kabupaten Oku Timur, Provinsi Sumatera Selatan dan Efendi (42) Kabupaten Komering Ilir, Provinsi Sumatera Selatan. Sedangkan, dua tersangka yang ‘dihadiahi’ timah panas yakni Jimmi Harpani dan Aan Saputra.

Editor : Marhaendra Wijanarko

Komentar Anda

Berita Terkait

loading...
KEMBALI KE ATAS badge