0271-626499 redaksi.timlo@gmail.com
Timlo.net

Dishub Maksimalkan Medsos untuk Sosialisasi Rekayasa Lalin

ilustrasi (merdeka.com)

Solo — Dinas Perhubungan Kota Solo akan memaksimalkan fungsi media sosial dan media massa dalam melakukan sosialisasi rekayasa lalu lintas terdampak pembangunan fly over Manahan. Penggunaan media sosial ini dianggap penting lantaran dinilai lebih optimal dalam menyasar masyarakat pengguna jalan.

“Ya macam-macam, Facebook, Twitter, Instagram, layanan broadcast BBM. Semuanya kita maksimalkan agar bisa menyasar lebih banyak orang,” ungkap Kepala Dishub Solo, Hari Prihatno, Minggu (10/9).

Diterangkan selain penggunaan media sosial, media massa seperti koran dan radio serta media online dan televisi juga akan digandeng untuk mensosialisasikan kebijakan ini. Selain itu Rambu Penjuru Penunjuk Jurusan (RPPJ) akan dimaksimalkan.

“RPPJ itu pasti kita pasang. Selain itu juga beberapa titik diperbatasan kota akan kita pasang gambar skema rekayasa ini,agar masyarakat tidak bingung.” kata dia.

Sementara Kepala Seksi Manajemen dan Rekayasa Lalu lintas, Dishub setempat, Ari Wibowo mengatakan bahwa pihaknya belum diberikan penjelasan tentang apakah perlintasan tersebut akan ditutup total.

“Kita belum tahu, apakah nanti pada waktu rekayasa itu perlintasan ditutup total, atau hanya separuh. Tapi kita akan coba dulu menerapkan skema ini.” kata dia.

Informasi yang dihimpun menyebutkan sosialisasi skema rekayasa lalu linta ini akan dimulai pada pekan ketiga bulan September 2017.

“Hasil sosialisasi akan menjadi bahan evaluasi, jika skema ini akan diterapkan saat pembangunan fly over Manahan mulai dilaksanakan,” kata dia.

Editor : Wahyu Wibowo

Komentar Anda

Berita Terkait

loading...
KEMBALI KE ATAS badge