0271-626499 redaksi.timlo@gmail.com
Timlo.net

Pengedar Sabu Diringkus, Mengaku Jaringan Nusakambangan

Dua tersangka pengedar sabu ditangkap polisi. (Foto:Raymond)

Karanganyar – Dua pengedar sabu, Mulat dan Riyadi, diringkus aparat Satresnarkoba Polres Karanganyar. Mereka diringkus di sebuah tempat indekos di Desa Kaliapit Rt 06/Rw I Desa Tuban Gondangrejo. Keduanya diduga memesan barang haram itu dari seorang penghuni LP Nusakambangan.

“Orang Nusakambangan (LP) yang memberi tahu kemana harus mengambil. Biasanya suruh ambil di dekat tiang listrik sudah dalam kemasan rokok yang berbalut lakban warna hitam,” ujar tersangka Mulat Prasetyo (30) kepada wartawan dalam gelar barang bukti kasus penyalahgunaan narkotika di Mapolres, kemarin.

Warga Gedong Rt 03/Rw XI Kelurahan Kadipiro, Banjarsari, Solo ini diringkus aparat Satresnarkoba di sebuah kamar indekos tersangka Riyadi (33) di Desa Kaliapit Rt 06/Rw I Desa Tuban Gondangrejo pada Rabu (23/8). Ia mengaku membeli sabu-sabu dari pemasoknya Rp 1 juta per gram. Dari situ, ia memasang harga eceran Rp 300 ribu tiap 0,35 gram.

“Untungnya bisa dua kali lipat,” ujar Mulat.

Wakapolres Karanganyar Kompol Prawoko mengatakan ihwal indikasi kendali peredaran sabu-sabu dari balik LP Nusakambangan telah disampaikan ke Ditnarkoba Polda Jawa Tengah. Pengakuan itu bukan kali pertama dituturkan tersangka kasus narkoba, namun juga tersangka dari kasus sebelumnya.

“Kita koordinasikan ke Ditnarkoba Polda Jawa Tengah,” katanya.

Editor : Dhefi Nugroho

Komentar Anda

Berita Terkait

loading...
KEMBALI KE ATAS badge