0271-626499 redaksi.timlo@gmail.com
Timlo.net

LUIS Kecam Persekusi dan Pengusiran Muslim Rohingya

Muslim Rohingya rayakan Idul Adha di pengungsian (dok.merdeka.com)

Solo — Laskar Umat Islam Surakarta (LUIS) mengecam tindakan persekusi dan pengusiran terhadap muslim Rohingya yang dilakukan oleh pemerintah Myanmar. LUIS secara gamblang mendesak kepada pemerintah Myanmar untuk menghentikan kekerasan dan menghormati hak hidup etnis Rohinya.

“LUIS dan elemen muslim lainnya telah menyuarakan ini sejak dua tahun lalu.” kata Humas LUIS, Endro Sudarsono, melalui pesan singkat, Senin (4/9).

Dirinya menyebut tindakan yang dilakukan oleh militer Myanmar tersebut adalah sebuah tindakan genosida terhadap kemanusiaan.

LUIS juga mendesak negara-negara Asean untuk bisa memberikan bantuan bagi etnis Rohingya yang saat ini mengungsi ke perbatasan Bangladesh.

“Konflik berdarah ini harus segera dihentikan, PBB harus turun tangan, demikian juga dengan negara-negara Asia Tenggara,” katanya.

Rencananya LUIS akan bergabung dengan elemen umat Islam lainnya untuk berunjukrasa di kawasan Candi Borobudur, Kabupaten Magelang, pada Jumat (8/9). Puluhan anggota LUIS akan berangkat untuk mendesak pemerintah Myanmar untuk menghentikan pertikaian.

“Beberapa kelompok lain, seperti DSKS juga akan ikut serta dalam aksi tersebut,” katanya.

Editor : Marhaendra Wijanarko

Komentar Anda

Berita Terkait

loading...
KEMBALI KE ATAS badge