0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Napi Narkoba dan Teroris Mulai Dipisahkan

LP Nusakambangan (dok.merdeka.com)

Timlo.net — Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas I Batu Pulau Nusakambangan mulai disterilkan sejak Kamis (24/8). Lapas ini dipersiapkan khusus untuk bandar narkoba. Pemindahan 509 napi mulai dilakukan secara bertahap ke lapas lain yang masih berada di wilayah Nusakambangan. Hingga Jumat (25/8), 76 napi lapas Batu telah dipindah.

Sebanyak 68 napi dipindah ke Lapas Kembangkuning dan Lapas Permisan. Sedangkan delapan orang napi lainnya ditempatkan di Lapas Terbuka Nusakambangan seperti Lapas Industri dan peternakan karena memasuki masa asimilasi menjelang bebas.

Di Lapas Kelas I Batu terdapat 509 orang napi umum dan khusus. Napi khusus antara lain narkoba, korupsi dan terorisme. Napi terorisme, rencananya dipindah secara khusus ke Lapas Pasir Putih Nusakambangan.

Kepala Lapas Kelas I Batu, Sudjonggo mengatakan pemindahan napi bakal dilakukan secepatnya. Pemindahan ini agar tak mengganggu persiapan kelengkapan infrastruktur. Nantinya, lapas batu akan dikhususkan untuk penempatan bandar narkoba.

“Kita sterilkan terlebih dahulu. Jadi warga binaannya kita mutasikan,” jelas Sudjonggo yang juga menjabat sebagai Koordinator Kepala Lapas se-Nusakambangan dan Cilacap, Jumat (25/8).

Sudjonggo mengatakan, pihaknya juga tengah mempersiapkan hal-hal yang diperlukan dalam penempatan warga binaan pemasyarakat khusus bandar narkoba.

Dia menyebut revitalisasi dan penambahan berbagai peralatan pemantau dan jammer atau pengacak sinyal dioptimalkan untuk memastikan kawasan lapas bersih dari sinyal seluler. Perbaikan Closed-Circuit Television (CCTV) di Lapas Batu juga dilakukan karena alami rusak sambaran petir dan hewan pengerat.

“Lapas Batu juga akan akan menambah jumlah CCTV untuk mengoptimalkan pengawasan melalui perangkat modern untuk menanggulangi kekurangan jumlah petugas,” imbuhnya.

Lapas-lapas di Pulau Nusakambangan, dipersiapkan sebagai penyangga Lapas seluruh Indonesia. Terutama sejumlah Lapas di DKI dan sekitarnya yang sudah kelebihan penghuni, terutama yang telah melebihi tiga kali kapasitas normal. Dia mencontohkan secara bertahap napi-napi di lapas Cipinang yang kini tercatat 3.000 orang lebih, secara bertahap akan dipindah ke sejumlah Lapas di Pulau Nusakambangan.

[noe]

Sumber : merdeka.com

Editor : Wahyu Wibowo

Komentar Anda

Berita Terkait

loading...
KEMBALI KE ATAS badge