0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Menkeu Ingin Ajak Kades Ponggok ke Negara Paling Bahagia di Dunia 

Menkeu Sri Mulyani berfoto bersama Kades Ponggok Junaedi Mulyono, Direktur BUMDes Ponggok Joko Winarno, dan Plt Bupati Klaten Sri Mulyani (istimewa)

Klaten — Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani Indrawati berkeinginan mengajak Kepala Desa (Kades) Ponggok Junaedi Mulyono studi banding ke luar negeri. Tujuannya untuk menambah wawasan teknik pengelolaan Rencana Pembangunan Jangka Menengah Desa (RPJMDes).

“Suatu saat saya ingin ajak Pak Kades pergi ke negara maju. Saya ingin ajak ke Nordic Country atau Singapura untuk membuat policy prioritas RPJMDes agar kemakmuran terjaga selamanya,” ujar Menkeu Sri Mulyani, Rabu (23/8).

Ia mengatakan, pemerintah telah mengalokasikan Dana Desa pada 2015 dan 2016 masing- masing Rp 20,8 Triliun dan Rp 46,9 Triliun. Kemudian tahun ini mengalokasikan Rp 60 Triliun ke 74.754 desa di Indonesia.

Disisi lain, Pendapatan Asli Desa (PADes) Ponggok melalui BUMDes Tirta Mandiri dari tahun ke tahun selalu meningkat. Tercatat, pada 2015 menargetkan pendapatan Rp 3,8 Miliar dan melesat meraup Rp 6,4 Miliar.

Kemudian 2016 ditarget Rp 9 Miliar dan tercapai Rp 10,3 Miliar. Sedangkan tahun ini ditarget meraup pendapatan Rp 15 Miliar, dan hingga Juli sudah meraup Rp 8,5 Miliar.

“Jangan sampai Ponggok kebingungan menggunakan uangnya yang justru menjadi air bah yang merusak warganya. Saya ingin hati-hati. Karena mencapai kesuksesan itu prestasi luar biasa, tapi menjaganya adalah hal yang sangat sulit,” kata Sri Mulyani.

Sebagai informasi, negara Nordik merupakan kumpulan negara yang terdiri dari Skandinavia (Norwegia, Swedia dan Denmark), Finlandia dan Islandia. Bahkan Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) telah menetapkan negara-negara Nordik masuk ke dalam World Happiness Report atau negara paling bahagia di dunia.

 

Editor : Wahyu Wibowo

Komentar Anda

Berita Terkait

loading...
KEMBALI KE ATAS badge