0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Ini Kesepakatan Jokowi dengan Sekjen Partai Komunis Vietnam

Presiden Joko Widodo (Jokowi) dengan Sekjen Partai Komunis Vietnam, Nguyen Phu Trong (merdeka.com)

Timlo.net – Presiden Joko Widodo (Jokowi) melakukan pertemuan bilateral dengan Sekjen Partai Komunis Vietnam, Nguyen Phu Trong di Istana Merdeka, Jakarta, Rabu (23/8). Indonesia dan Vietnam sepakat fokus meningkatkan kerja sama dalam tiga bidang.

Kedua negara, sepakat meningkatkan kerja sama di bidang maritim dan perikanan, perdagangan dan investasi serta isu kawasan.

“Di bidang maritim dan perikanan, Indonesia dan Vietnam sepakat mempercepat proses perundingan di limitasi batas Zona Ekonomi Eksklusif (ZEE). Dan bidang perikanan kedua negara sepakat untuk menindaklanjuti usulan Indonesia bagi dicapainya suistenable fishires dan bekerja sama mengatasi Illegal, Unreported, and Unregulated (IUU) Fishing,” kata Jokowi.

Jokowi menjelaskan kerja sama di bidang perdagangan dan investasi antara Indonesia dan Vietnam terus meningkat selama tiga tahun terakhir. Dalam pertemuan, terus dibahas langkah menciptakan inisiatif baru sehingga target nilai perdagangan sebesar USD 10 miliar dapat tercapai.

“Sebagai negara kunci dan produsen utama lada dan karet di dunia, kita juga bersepakat untuk mengambil langkah konkret dalam pengelolaan dalam menjaga stabilitas harga dan meningkatkan kualitas kedua komoditas tersebut,” katanya.

Dalam bidang investasi, Jokowi berharap investor Indonesia di Vietnam dapat terus mendapatkan perlindungan dan difasilitasi. Dalam pertemuan, Jokowi menjelaskan kedua negara juga bertukar pikiran tentang isu kawasan khususnya ASEAN yang memasuki usia ke-50 serta menekankan persatuan dan sentralitas ASEAN, pentingnya kerja sama mewujudkan visi masyarakat ASEAN tahun 2025.

Indonesia juga menyambut baik kemajuan yang dicapai dalam kerangka code of conduct yang akan menjadi dasar yang kuat pengaturan norma komprehensif di Laut China Selatan.

“Kita juga sepakat untuk menjadikan ASEAN sebagai motor bagi terciptanya perdamaian, stabilitas dan kesejahteraan kawasan,” ujarnya.

Dalam kesempatan sama, Sekjen Partai Komunis Vietnam Nguyen Phu Trong mengatakan menyambut baik hubungan baik antara dua negara. Dia mengapresiasi hubungan kedua negara semakin terjali hangat di tengah kondisi dunia yang menurutnya sedang rumit.

Sejak 2013, lanjut dia, hubungan antara Vietnam dan Indonesia semakin terjalin dengan baik. Pertemuan ini dinilainya sebagai sebuah momentum bersejarah meningkatkan kepercayaan politik dan menjadi dorongan baru bagi kedua negara.

“Kami berdiskusi terbuka mencari arah dan solusi untuk berbagai bidang, seperti politik, pertahanan, ekonomi, dan perdagangan investasi. Kita juga setuju untuk pertemuan delegasi lanjutan untuk bahasan perlunya pertukaran informasi dan delegasi,” ujarnya.

Menurut Nguyen, partai politik dan parlemen di Indonesia juga fokus menciptakan lingkungan yang baik untuk menarik invetasi. Hal ini, kata dia, menunjukkan bukti bahwa komunitas ASEAN yang kuat dan meningkatkan komitmen dari negara ASEAN menjaga kesatuan dan meningkatkan kerja sama perdagangan.

“Saya puas pertemuan ini akan meningkatkan hubungan dan membawa hal yang baik bagi kedua negara, utamanya kontribusi dari seluruh pihak, termasuk masyarakat,” katanya.

Usai melakukan pertemuan bilateral, kedua negara menandatangani nota kesepahaman di sejumlah bidang, diantaranya kerja sama di bidang pendidikan, kerja sama di bidang pembangunan desa, kerja sama di bidang batu bara, pemanfaatan gas di batas wilayah kontingen, kerja sama di bidang hukum. Turut pula ditandatangani surat pernyataan antara Kepala Badan Keamanan Laut (Bakamla) dan Komandan penjaga pantai Vietnam.

[sau]

Sumber: merdeka.com

Editor : Dhefi Nugroho

Komentar Anda

Berita Terkait

loading...
KEMBALI KE ATAS badge