0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Empat SRU Dikerahkan Ambil Jenazah Sularno

Inilah proses evakuasi pendaki tewas di Gunung Lawu (ist)

Karanganyar — Sebanyak 18 komunitas sukarelawan asal Jateng-Jatim tergabung di empat tim search and rescue unit (SRU) dalam mengevakuasi korban tewas akibat hipotermia dari puncak Gunung Lawu. Mereka bergerak sejak Selasa (22/8) pagi sampai malam.

“Ini empat SRU yang diterjunkan. Dibagi pula tim evakuasi dan yang berada di posko Cemoro Sewu,” kata Ketua Komunitas Anak Gunung Lawu (AGL), Rusdiyanto kepada Timlo.net.

Berdasarkan informasi, korban naik sendirian dari Cemoro Kandang pada Rabu (16/8). Sumber mengatakan, ia berencana turun pada Sabtu (19/8). Setelah temuan itu dilaporkan ke komunitas Anak Gunung Lawu (AGL), identitas korban mulai terkuak. Ternyata, korban memulai pendakian sendiri via Cemoro Kandang pada Rabu (16/8). Ia berencana turun pada Sabtu (19/8). Pendakian itu bukan kali pertama bagi korban yang menyandang tuna rungu dan pincang.

Kapolsek Tawangmangu AKP Riyanto mengatakan, hasil pemeriksaan visum luar oleh tim medis menunjukkan korban mengalami gejala hipotermia dan kelelahan serta tak ada pertolongan. Diduga, hal itulah yang menyebabkan korban meregang nyawa.

“Penanganan korban dari Polsek Plaosan dan Polres Magetan, Jawa Timur. Kita sifatnya mem-back up,” katanya.

Editor : Wahyu Wibowo

Komentar Anda

Berita Terkait

loading...
KEMBALI KE ATAS badge