0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Walah…Buta Huruf di Sragen Peringkat Dua se-Jateng

Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Sragen, Suwardi (timlo.net/agung widodo)

Sragen – Tingkat buta huruf di Kabupaten Sragen terbilang sangat tinggi. Berdasarkan data dari Badan Pusat Statistik (BPS) tahun 2015, sekitar 30.000 tidak bisa baca tulis. Ironisnya, Sragen dinyatakan sebagai Kabupaten Literasi oleh Usaid Priotitas tahun 2015 lalu.

“Mereka (buta huruf, Red) rata-rata sudah lanjut usia, di atas 50 tahun. Kalau usia anak-anak sekolah semua,” kata Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Sragen, Suwardi, Selasa (22/8).

Menurut Suwardi, untuk Jawa Tengah sendiri, dengan jumlah 30.000 itu Sragen menempati peringkat kedua terbanyak jumlah warga yang buta huruf. Mereka tersebar hampir di 20 kecamatan, tapi yang paling dominan adalah wilayah pinggiran.

Suwardi yang belum lama ini menjabat Kepala Disdikbud menyampaikan, pihaknya telah berupaya

mengajarkan mereka yang buta huruf melalui pendidikan non formal seperti Pusat Kegiatan Belajar Masyarakat (PKBM) dan program kejar Paket A, B dan C.

”Soalnya karena usia, tinggal niat mereka saja. Kita lebih fokus pada usia produktif,” ujarnya.

Editor : Wahyu Wibowo

Komentar Anda

Berita Terkait

loading...
KEMBALI KE ATAS badge