0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Peserta BPJS Meningkat, Didominasi Kelas 3

Jumlah kepesertaan BPJS Kantor Cabang Boyolali meningkat,didominasi kelas 3 (foto: Nanin)

Boyolali – Jumlah kepesertaan Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) cabang Boyolali terus mengalami peningkatan. Terhitung hingga 31 Juli lalu, jumlah peserta BPJS mencapai 1.564.297 jiwa atau 70 persen dari jumlah penduduk di Boyolali-Klaten.

“Peserta kebanyakan kelas 3, karena penerima bantuan iuran ditanggung pemerintah hampir 50 persen,” kata Pjs Kepala BPJS Cabang Boyolali, Hariyatni, Selasa (22/8).

Dijelaskan, dari target capaian saat ini sudah 93 persen. Yaitu, jumlah peserta untuk Kabupaten Boyolali sebanyak sebanyak 12.308 jiwa dan dari Pemkab Klaten sebanyak 30.834 jiwa.

“Kalau yang didaftarkan provinsi, untuk Boyolali sebanyak yakni dari Boyolali sebanyak 6.338 jiwa dan dari Klaten 6.086 jiwa,” tambahnya.

Sementara itu, pertumbuhan jumlah peserta dibarengi dengan pertumbuhan fasilitas kesehatan (faskes). Dimana saat ini untuk fasilitas kesehatan tingkat pertama sebanyak 221.

“Dari jumlah tersebut, menggandeng 30 faskes rujukan tingkat lanjut, meliputi 20 rumah sakit , 2 apotik dan 8 optik,” imbuhnya.

Di sisi lain, peningkatan jumlah peserta juga berimbas pada peningkatan anggaran yang harus dikeluarkan. Tiap bulan, kantor BPJS Boyolali harus mengeluarkan biaya sebesar Rp 50 milliar hingga Rp 60 milliar.

Biaya tersebut digunakan untuk pelayanan rawat inap dan rawat jalan. Sementara biaya untuk pelayanan tingkat pertama rata-rata Rp11 miliar per bulan.

“Padahal iuran yang masuk sangat kecil, sedangkan biaya terbesar untuk rawat inap,” tandasnya.

Editor : Dhefi Nugroho

Komentar Anda

Berita Terkait

loading...
KEMBALI KE ATAS badge