0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Kekeringan Landa Boyolali, Pemkab Mulai Droping Air Bersih

Warga rela antri demi mendapatkan air bersih (dok.timlo.net/nanin)

Boyolali — Sejumlah wilayah di Kabupaten Boyolali mulai mengalami kekeringan pada musim kemarau ini. Pemkab Boyolali sendiri saat ini sudah mulai melakukan droping air bersih ke beberapa daerah.

“Droping air bersih sudah ke Kecamatan Wonosegoro, ada delapan desa yang sudah mengalami kekeringan,” kata Kabag Kesra Setda Boyolali, Hendrayanto BL, Selasa (22/8).

Dijelaskan, droping air yang dilakukan di Kecamatan Wonosegoro dilakukan sesuai jadwal. Alokasi droping air bersih untuk satu desa adalah dua truk tangki dengan kapasitas masing-masing 4 ribu liter. Sedangkan untuk armada, pihaknya menggunakan tangki milik PdAM.

“Kalau permintaan sudah banyak,nanti kita tambah tangki milik BPBD,” ujarnya.

Pihaknya juga mendesak para camat untuk segera mengajukan droping air bersih, terutama di wilayah yang rawan kekeringan. Sementara selain Wonosegoro, kecamatan Juwangi, Kemusu dan Musuk, merupakan daerah rawan kekeringan. Namun  hingga kini, ketiga kecamatan tersebut belum mengajukan droping air bersih. Dijelaskan, untuk wilayah terjauh, bisa menggunakan armada atau sumber air terdekat.

“Untuk biaya nanti kita yang menanggung,” pungkasnya.

Editor : Marhaendra Wijanarko

Komentar Anda

Berita Terkait

loading...
KEMBALI KE ATAS badge