0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Diduga Korupsi Rp 2 Miliar, 3 Pegawai Kemenkop & UKM Ditahan

Ilustrasi (dok.merdeka.com)

Timlo.net — Penyidik Kejaksaan Tinggi Jawa Timur menahan tiga pegawai lembaga pengelola dana bergulir Kementerian Koperasi dan Usaha Kecil dan Menengah RI karena diduga terlibat korupsi dana UKKM Rp 2 miliar. Mereka Rahkmad Budianto, tim survei lapangan, AI Darukiah dan Zaki Faituszamani (tim monitor evaluasi proses kredit).

Kepala Seksi Penerangan Hukum (Kasi Penkum) Kejati Jatim Richard Marpaung menjelaskan, korupsi yang dilakukan ketiga tersangka berawal dari Koperasi Simpan Pinjam (KSP) Tunggal Kencana ini mengajukan pinjaman dana dari Koperasi Usaha Mikro Kecil dan Menengah (KUKKM) yang memiliki dana dari LPDP. Dalam pengajuannya, KSP Tunggal Kencana mencatut ratusan nama nasabah fiktif yang akan meminjam uang. Pada 2013, KSP Tunggal Kencana mendapat dana bantuan dana bergulir dari Kementerian UKM sebesar Rp 2 miliar.

Faktanya setelah uang tersebut cair malah tidak diperuntukkan untuk nama-nama yang diusulkan mendapat dana bergulir untuk simpan pinjam. Melainkan dipakai untuk kepentingan para tersangka, yang nilainya mencapai sekitar Rp 1,3 miliar.

“Ketiga tersangka ini kita tahan semalam untuk mempermudah saat dilakukan pengembangan penyidikan, tidak menghilangkan barang bukti dan melarikan diri,” terang Richard Marpaung, Selasa (22/8).

“Penahanannya dilakukan di Rutan Klas I Surabaya selama 20 hari ke depan,” ucapannya.

Terkait sangkaan pasal, Richard mengaku, tersangka di jerat Pasal 2 dan Pasal 3 UU Nomor 31 tahun 1999 yang telah diubah dengan UU Nomor 20 tahun 2001 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi. “Ancaman pidana penjaranya maksimal 20 tahun,” tegasnya.

Ditanya kemungkinan adanya tersangka baru, Richard enggan berspekulasi. Tetapi, jika didapati alat bukti baru yang merujuk kepada pihak lain yang harus bertanggungjawab atas kasus ini, Richard tidak memungkiri akan nada penambahan tersangka. [eko]

Sumber: merdeka.com

Editor : Marhaendra Wijanarko

Komentar Anda

Berita Terkait

loading...
KEMBALI KE ATAS badge