0271-626499 redaksi.timlo@gmail.com
Timlo.net

Ratusan Sapi Bali Hendak Diselundupkan di Gelandang TNI AL

(merdeka.com)

Timlo.net — TNI AL membongkar dugaan penyelundupan sapi ilegal asal daerah Wini, Nusa Tenggara Timur (NTT), tujuan pengiriman ke Samarinda, Kalimantan Timur. Dari manifes tertera KM Artha Mulia mengangkut 623 ekor sapi. Namun faktanya, kapal mengangkut 633 sapi.

Upaya penyelundupan sapi itu digagalkan Jumat (18/8) malam lalu. Sebelumnya, jajaran TNI AL dari Lanal Balikpapan, menerima kabar pengangkutan ratusan ekor sapi jenis sapi Bali, dari Wini, NTT, Selasa (15/8) lalu.

“KM Artha Mulia, kemudian mengangkut sapi itu, dan melakukan perjalanan tujuan ke Samarinda,” kata Danlanal Balikpapan Kolonel Laut (P) Irwan SP Siagian, dalam pernyataan dia saat memberikan keterangan pers di Balikpapan, Senin (21/8) malam.

“Dalam pelayaran, sampai Jumat (18/8) malam sekira jam 11.50 jelang tengah malam, kapal itu melintas di perairan Muara Pegah, dan personil saya melakukan pemeriksaan di atas kapal. Dugaan waktu itu, kapal itu mengangkut sapi ilegal,” ujar Siagian.

Diterangkan Siagian, sehari kemudian, pada Sabtu (19/8), TNI AL kembali melakukan pemeriksaan kelengkapan doken kapal dan angkutan hewan sapi.

“Dokumen dari kapal itu kemudian dibawa ke markas Lanal Balikpapan, untuk kita periksa lebih lanjut. Saya telah perintakan personil, untuk melakukan pengawasan dan penjagaan terhadap KM Artha Mulia,” ungkap Siagian.

Masih dijelaskan Siagian, Minggu (20/8) kemarin, akhirnya Lanal Balikpapan memutuskan, dan meminta agar nakhoda menyandarkan kapalnya ke Pelabuhan Samarinda.

“Alasannya karena beberapa sapi ada yang mati. Sebagian besar terserang stres dan penyakit ya. Jadi, kami lakukan pengecekan riil jumlah muatan yang dibawa KM Artha ini,” sebutnya.

“Hasil dari pengecekan ulang di atas kapal terdapat 633 ekor sapi. Sementara, di dokumen manifes muatan sebagaimana dirilis oleh Karantina Pelabuhan, sebelumnya hanya 623 ekor,” tegas Siagian.

Dari temuan itu, hewan ternak sapi itu diminta untuk dipindahkan ke penampungan di Samarinda.

“Hari ini, Lanal Balikpapan memanggil pemilik hewan ternak dan juga pemilik kapal, untuk kita mintai keterangan. Sampai dengan saat ini, malam ini, Lanal Balikpapan masih meminta keterangan, dan melakukan pendalaman keterangan dari mereka yang kita panggil,” tandasnya.

[gil]

Sumber : merdeka.com

Editor : Wahyu Wibowo

Komentar Anda

Berita Terkait

loading...
KEMBALI KE ATAS badge