0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Polisi Sergap Bandar Sabu, Satu Ditembak, Dua Lainnya Diborgol

Tersangka bersama barang bukti ()

Timlo.net – Polisi menembak menangkap tiga tersangka kasus narkoba di medan pada Kamis (17/8) kemarin. Ketiganya masing-masing Yossi Andrian Saputra als Andre (30), warga Komplek Bumi Mas Indah, Banyuasin Sumsel, Baktiar, (29), warga Jalan Teungoh Glumpang VII, Matangkuli Aceh Utara, dan Musli Adi (39), warga Aceh yang juga beralamat di Jalan Tempua, Sei Sikambing B Medan. Salah satu diantaranya ditembak mati.

“Penangkapan itu dilakukan setelah petugas Unit 4 Subdit ll Ditresnarkoba Polda Sumut mendapat informasi mengenai pengiriman narkoba jenis sabu dari Aceh menuju Medan,” kata Wakapolda Sumut, Brigjen Agus Andrianto di Medan, Sabtu (19/8).

Pengiriman sabu itu diinformasikan menggunakan mobil warna hitam jenis Land Cruiser Prado BK 1381 IM. Ketika kendaraan yang dicurigai melintas di daerah Besitang, Langkat, petugas langsung membuntutinya. Mereka kemudian melakukan penghadangan tepat di depan Indomaret, Jalan Besitang.

“Dari dalam mobil, petugas kita mengamankan tiga tersangka beserta barang bukti 1.000 gram sabu-sabu,” sambung Agus.

Petugas kemudian melakukan pengembangan. Mereka mengetahui jika sabu-sabu itu dipesan seseorang bernama Hasballah, warga Desa Saentis, Percut Sei Tuan, Deli Serdang. Namun, sang pemesan tidak ditemukan di lokasi yang disebutkan.

“Dalam perjalanan, satu tersangka bernama Musli Adi mencoba melawan dan merampas senjata petugas. Petugas kemudian memberi peringatan dengan tindakan tegas dan terukur terhadapnya sehingga tersangka tersebut meninggal dunia,” jelasnya.

Jasad Musli Adi kemudian dibawa ke kamar jenazah RS Bhayangkara Medan. Sementara 2 rekannya berikut barang bukti 1 kg sabu-sabu diboyong ke Makopolda Sumut untuk penyidikan lebih lanjut.

“Kita juga mengamankan 6 unit handphone dan 1 unit mobil Land Cruiser Prado BK 1381 IM milik tersangka,” jelas Agus.

Dua tersangka masih menjalani pemeriksaan di Mapolda Sumut. Keduanya dijerat dengan Pasal 114 ayat (2) subs Pasal 112 ayat (2) jo Pasal 132 ayat (1) UU RI No 35 tahun 2009 tentang Narkotika.

“Ancamannya paling singkat 5 tahun dan paling lama 20 tahun penjara atau hukuman mati,” tegas Agus.

[rhm]

Sumber: merdeka.com

Editor : Dhefi Nugroho

Komentar Anda

Berita Terkait

loading...
KEMBALI KE ATAS badge