0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Panen Raya, Impor Garam Harus Ditunda

Petani garam (merdeka.com)

Timlo. net — Ketua Himpunan Masyarakat Petani Garam (HMPG) Jawa Barat, Edi Ruswandi meminta pemerintah menunda rencana impor garam dari Australia. Sebab, para petani garam tengah panen raya.

“Kenapa ketetapan impor yang dikeluarkan dengan harga Rp 2.000, padahal sampai di gudang Rp 600 per Kg. Ini menjual dengan keuntungan begitu besar, saya harap ditunda dulu impor itu,” ujarnya di Menara Kadin Jakarta, Rabu (16/8).

Menurutnya, gagal panen garam yang sempat didera para petani menyebabkan pendapatan petani menurun. Bahkan, petani garam sempat merugi.

“Profil petani garam itu menyedihkan. Boro-boro cari sehari Rp 100.000, namanya kuli batas maksimal didapat Rp 80.000,” katanya.

Pihaknya telah memiliki program kawasan terpadu. Di dalam program tersebut terdapat pergudangan, industri teknologi, pelatihan dan bank garam. Program kawasan terpadu itu pun bakal disampaikan ke Pemerintah.

“Itu dalam satu kawasan topang dua daerah penghasil garam, 100.000 ton sudah cukup menyangga kabupaten produksi garam,” tandasnya.

[sau]

Sumber : merdeka.com

Editor : Wahyu Wibowo

Komentar Anda

Berita Terkait

loading...
KEMBALI KE ATAS badge