0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

PKL Sekitar RSUD Semanggi segera Digusur

Kepala DKK Solo, dr Siti Wahyuningsih (dok.timlo.net/tyo eka)

Solo — Pemerintah Kota Solo akan segera melakukan pemindahan bagi 13 Pedagang Kaki Lima (PKL) yang berlokasi di Jl Sungai Serang I Kelurahan Semanggi, Kecamatan Pasar Kliwon. Pedangang yang menempati tanah milik pemerintah ini akan digusur untuk memperlancar proses pembangunan RSUD Semanggi.

“Sudah kita lakukan sosialisasi dan sudah kita undang mereka. Akan segera kita lakukan, sesuai aturan,” papar Kepala Dinas Kesehatan Solo, Siti Wahyuningsih, Senin (14/8).

Sebanyak 7 pedagang, menurut Wahyuningsih, merupakan pedagang lama. Sedangkan jumlah sisanya merupakan pedagang baru.

“Yang pedagang lama itu cuma 7 orang saja. lainnya itu baru,” kata wanita yang akrab disapa Ning ini.

Pemerintah kota tidak akan memberikan ganti rugi kepada PKL yang akan digusur. Hal ini disebabkan PKL tersebut menempati lahan yang bukan menjadi hak mereka.

“Kita beri ongkos bongkar saja. Kan memang mereka menempati lahan yang bukan haknya. Intinya tetap sesuai dengan aturan. Ya tetapi berapapun jumalah PKL nya tetap akan kita selesaikan, tapi mestinya juga dengan perlakuan yang beda antara yang lama dan yang baru,” ujarnya.

Pembangunan pusat layanan kesehatan itu diharapkan mampu menampung masyarakat Solo timur dan selatan sehingga tidak terfokus ke RSUD Ngipang. Apalagi, di RSUD Ngipang juga ada keterbatasan ruang rawat inap sehingga tidak semua pasien bisa tertampung.

Rencananya RSUD Semanggi akan mulai dibangun pada tahun ini, dengan nilai anggaran pembangunan mencapai Rp 200 Miliar. RSUD ini rencananya akan dibangun enam lantai tanpa basement.

 

Editor : Marhaendra Wijanarko

Komentar Anda

Berita Terkait

loading...
KEMBALI KE ATAS badge