0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Jumat Kliwon dan Selasa Kliwon, ada Apa di Museum Keris?

Keris Ki Tengara, salah satu koleksi Museum Keris (dok.timlo.net/heru murdhani)

Solo — Museum Keris akan mengajak masyarakat untuk bisa menonton cara pembuatan keris, dengan menggelar workshop pembuatan keris setiap dua bulan sekali. Workshop tersebut akan menghadirkan empu-empu muda dari wilayah Solo dan sekitarnya untuk melakukan proses pembuatan keris di Besalen yang ada di komplek Museum Keris.

“Sesuai arahan dari kementerian pendidikan bahwa museum bukan hanya sebagai wahana rekreasi, melainkan juga wahana edukasi. Salah satunya adalah workshop keris ini,” ungkap Kepala UPT Museum, Dinas Kebudayaan Solo, Bambang M Budi Santoso, Senin (14/8).

Diterangkan, kegiatan itu baru dalam penyusunan agenda. Masih belum ada kepastian kapan akan dimulainya workshop pembuatan keris tersebut. Selain pembuatan keris, workshop tersebut akan ditambah dengan kesejarahan dari Keris, teknik peleburan logam, dan lainnya.

“Kalau misalnya Jumat Kliwon atau Selasa Kliwon begitu, setiap dua bulan sekali.” imbuh Bambang.

Dipilihnya malam Jumat Kliwon atau Selasa Kliwon itu bukan tanpa alasan. Bambang mengatakan pembuatan senjata pusaka memang harus mempertimbangkan hitungan hari yang baik.

Kegiatan ini juga masih menunggu persetujuan dari Dinas Kebudayaan, serta pendataan empu keris yang hendak membuat karya baru. Bambang yakin kegiatan ini akan menarik secara sejarah, budaya dan wisata.

“Seperti kata Presiden, bahwa sejarah kita harus kita pelajari kembali, agar kita tak tercabut dari akar budaya kita. Karenanya kegiatan ini pasti sangat menarik secara sejarah, budaya, dan wisata,” katanya.

Editor : Marhaendra Wijanarko

Komentar Anda

Berita Terkait

loading...
KEMBALI KE ATAS badge