0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Aksi Boikot Suporter Persis di Tengah Pertandingan

Suporter Persis Solo dari tribun B6 atau Surakartans saat mendukung Persis melawan Persipur Purwodadi di Stadion Manahan, Minggu (13/8) sore (timlo.net/aryo yusri atmaja)

Solo — Suporter Persis Solo melakukan aksi boikot di tengah pertandingan melawan Persipur Purwodadi di Stadion Manahan, Minggu (13/8) sore. Ribuan fans Persis yang menghuni tribun sisi timur B6 ini melakukan boikot dengan keluar dari tribun untuk meninggalkan Stadion Manahan menjelang berakhirnya babak pertama.

“Apapun yang dilakukan suporter itu seharusnya bentuk tanggung jawab klub. Mau datang nonton ke Stadion atau tidak itu hak penonton. Biar klub yang mencari benang merahnya, sebenarnya apa yang terjadi. Karena dari kami DPP sendiri tidak hanya suporter B6, tapi semua rekan-rekan Pasoepati lainnya sudah kami rangkul setiap saat,” terang Wakil Presiden Pasoepati, Ginda Ferachtriawan.

Pada awalnya, suporter yang memiliki ciri khas penampilan kasual dan sering disebut Surakartans ini seperti biasanya mendukung penuh tim kesayangannya. Chant-chant lantang khas suporter B6 menggema sejak peluit kick-off dibunyikan wasit. Termasuk saat meluapkan kegembiraan menyambut gol dari Bayu Nugroho dan Rudiyana di babak pertama.

Namun seketika berubah beberapa menit menjelang berakhirnya paruh pertama. Spanduk muncul di tengah tribun B6, dengan tulisan ‘Ning Kene Isine Salah Karo Salah’ atau dalam bahasa Indonesia berarti di sini adanya salah dan salah. Kemudian spanduk kecil bertuliskan ‘Terimakasih’.

Sesaat kemudian setelah wasit Suhardiyanto meniup peluit berakhirnya paruh pertama. Saat itulah anggota suporter Persis Solo Surakartans atau B6 ini meninggalkan Stadion Manahan dan pulang. Himbauan dari aparat keamanan  untuk meminta kembali ke tribun, tak digubris. Rangkaian tersebut seolah seperti sebuah bentuk protes.

Editor : Wahyu Wibowo

Komentar Anda

Berita Terkait

loading...
KEMBALI KE ATAS badge