0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Jelang Puncak Kemarau, Solo Relatif Aman dari Kekeringan

Ilustrasi kekeringan ()

Solo — Solo diperkirakan aman dari bencana kekeringan pada tahun 2017. Sampai saat ini, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Solo belum mendapatkan laporan kekeringan dari masyarakat.

“Sampai sekarang tidak ada laporan. Kalau pun ada pasti kita akan langsung terjun,” kata Kepala Seksi Darurat Logistik BPBD Solo, Dono Tumpo saat ditemui di Markas Sementara BPBD di Jalan Ahmad Yani, Minggu (13/8).

Dono memastikan BPBD siap turun tangan bila ada wilayah yang kesulitan air. Warga diharapkan proaktif melapor agar BPBD bisa segera bertindak. Secara teknis, BPBD akan mengkoordinasi sumber daya yang ada untuk menangani bencana.

Untuk diketahui, pelanggan Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) dijamin mendapat pasokan air bersih sepanjang tahun. Meskipun di tempat tinggal pelanggan sedang terjadi kekeringan, PDAM wajib mengadakan dropping air bersih untuk pelanggannya.

“Untuk warga yang tidak berlangganan PDAM, bisa melapor ke kami. Kita akan beli air bersih dari PDAM lalu kita distribusikan,” kata Kepala Pelaksana Harian (Kalahar) BPBD Solo, Eko Prajudhy Noor Ali.

Sejak awal tahun, BPBD sudah memetakan wilayah-wilayah berpotensi terlanda kekeringan di Solo. Berdasarkan pemetaan, Semanggi, Mojosongo, dan Kampung Sewu termasuk daerah rawan. Namun melihat kondisi iklim Jawa Tengah pada tahun ini, kekeringan diperkirakan tidak akan terjadi di Solo.

Editor : Wahyu Wibowo

Komentar Anda

Berita Terkait

loading...
KEMBALI KE ATAS badge