0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Agar Tak Tertipu, Ini Tips Menghindari Biro Umrah Nakal

Pelayanan di salah satu biro perjalanan haji dan umroh di Solo (dok.timlo.net/setyo pujis)

Solo – Cara paling mudah untuk  mengetahui biro travel perjalanan umrah adalah dengan harga yang ditawarkan. Jika harga yang ditawarkan jauh di bawah standar ketentuan pemerintah, maka perlu diwaspadai.

“Pemerintah sudah menetapkan batas terendah sekitar Rp 20 Juta-Rp 21 Juta. Tapi praktek di lapangan bisa menjadi batas terendah Rp 19 Juta-Rp 20 Juta. Tapi dalam kasus First Travel itu bisa hingga Rp 14 Juta batas terendah. Maka masyarakat harus berhati-hati jika harganya jauh di bawah standart ketentuan,” terang Ketua Persaudaraan Pengusaha Travel Umrah Haji Indonesia (Perpuhi) Solo, Her Suprabu kepada Timlo.net, Minggu (13/8) pagi.

Selain itu, kata Her, lebih baik masyarakat memilih biro perjalanan haji lokal dibandingkan dengan biro perjalanan haji ‘besar’ yang telah membuka cabang hingga di beberapa kota. Mengingat, biro perjalanan haji lokal akan lebih menjaga kepercayaan konsumen mengingat mereka akan lebih dikenal oleh calon konsumen pengguna jasa pemberangkatan umrah tersebut.

“Pastikan calon jamaah umrah benar-benar tahu owner biro perjalanannya. Jangan cuma tergiur harga murah, lalu membayar dan ternyata ditipu,” jelas Her.

Tak hanya itu, Her juga berpesan agar calon jamaah umrah mewaspadai modus biro perjalanan umrah yang menarik uang penuh kepada konsumen lalu pemberangkatan menunggu waktu hingga satu tahun. Idealnya, pemberangkatan calon jamaah umrah adalah satu bulan usai pelunasan jasa biro perjalanan tersebut.

“Kalau sistem di lapangan, biasanya DP Rp 5 Juta. Lalu, sebulan sebelum pemberangkatan calon jamaah umrah akan dihubungi untuk melunasi pembayaran. Setelah pembayaran lunas, langsung diberangkatkan sekitar sebulan kemudian,” katanya.

Editor : Wahyu Wibowo

Komentar Anda

Berita Terkait

loading...
KEMBALI KE ATAS badge