0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Menuju Inklisifitas, PMI Sudah Bergerak BPBD Masih Pikir-Pikir

Solo – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Solo belum berencana membentuk Unit Layanan Inklusif Disabilitas Penanggulangan Bencana (LIDi-PB). Keterbatasan anggaran menjadi alasan BPBD Solo menunda pembentukan unit yang diprakarsai BPBD Jawa Tengah itu.

“Jujur saja, kita belum punya anggaran,” kata Kepala Pelaksana BPBD Solo, Eko Prajudhy Noor Ali, Sabtu (12/8).

Anggaran diperlukan untuk membentuk Unit LIDi-PB. Pasalnya, unit tersebut memerlukan biaya untuk pelatihan dan operasional. Terlebih, unit LIDi-PB memayungi para penyandang disabilitas yang membutuhkan personel dengan kemampuan khusus.

Eko mengaku sampai saat ini masih menimbang-nimbang pembentukan unit tersebut. Ia akan berkoordinasi dengan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) lain yang berkaitan dengan penyandang disabilitas seperti Dinas Sosial, Dinas Pendidikan, serta dinas-dinas lain.

Koordinasi diperlukan untuk memetakan masalah kaum disabilitas terkait penanggulangan bencana.

“Kita harus tahu dulu apakah kita memang benar-benar butuh. Kalau memang butuh, mampu atau tidak,” kata dia.

Bila BPBD Solo masih menimbang-nimbang, Palang Merah Indonesia (PMI) Cabang Solo justru sudah bergerak cepat dengan mengadakan latihan penanganan kedaruratan bagi penyandang disabilitas. Pelatihan ini ditujukan untuk memberi saluran bagi penyandang disabilitas yang ingin terlibat dalam kegiatan kemanusiaan.

“Pekan ini kita adakan bagi penyandang tuna rungu, sedangkan pekan kemaren bagi teman-teman penyandang tuna netra, dan minggu depan bagi penyandang tuna daksa,” ungkap Kepala Bagian Penanggulangan Bencana PMI Cabang Solo, dr Arina Hidayati.

Untuk diketahui, BPBD Jateng meresmikan Unit LIDi-PB di Hotel Syariah, Rabu (9/8) lalu. Unit terebut merupakan inisiatif BPBD Jateng bersama sejumlah lembaga sosial masyarakat peduli disabilitas dan merupakan yang pertama di Indonesia. Diharapkan unit LIDi-PB bisa diperluas di tingkat kabupaten/kota diseluruh Jawa Tengah.

“Sementara ini, baru Klaten yang punya (Unit LIDi-PB). Kita harapkan daerah lain bisa segera menyusul,” kata Kepala Pelaksana BPBD Jateng, Sarwa Pratama.

Editor : Dhefi Nugroho

Komentar Anda

Berita Terkait

loading...
KEMBALI KE ATAS badge